SuaraJogja.id - Kementerian pertahanan India mengatakan pada Kamis bahwa seorang pemuda India berusia 17 tahun "dilaporkan ditangkap" oleh militer China setelah hilang di dekat perbatasan kedua negara tersebut.
Tentara India telah menghubungi mitranya dari China untuk menemukan dan mengembalikan remaja tersebut, Miram Tarom, menurut sebuah pernyataan di akun Twitter kementerian pertahanan.
Dalam cuitan terpisah, Tapir Gao, seorang anggota parlemen untuk Negara Bagian Arunachal Pradesh di India timur laut tempat Tarom tinggal, mengatakan remaja itu diduga diculik pada Selasa (18/1), sementara seorang temannya melarikan diri dan memberi tahu pihak-pihak berwenang India.
Kementerian luar negeri China belum bisa dihubungi untuk dimintai komentar.
India dan China sering bentrok terkait perbatasan Himalaya yang panjang dan disengketakan. China mengeklaim keseluruhan Arunachal Pradesh sebagai bagian dari wilayah Tibet miliknya.
Pertempuran di lembah Galwan pada 2020 menewaskan sedikitnya 20 tentara India dan empat tentara China.
Ada beberapa kejadian warga sipil India yang hilang di dekat perbatasan dalam beberapa tahun terakhir, yang sering dikatakan New Delhi sebagai upaya penculikan oleh China. Beijing membantah tuduhan itu.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Wishlist Steam Menumpuk? Ini 5 Cara Menyiasati Musim Diskon Besar
-
Sukses di Jogja, ZAP Fest 2026 Siap Sambangi 2 Kota Lain dengan Konsep Beauty, Music, dan Lifestyle
-
Simposium Khatulistiwa 2026 Refleksikan Etik Perawatan dalam Praktik Kuratorial Melalui Niti Rumat
-
Pembukaan Sawit Dicap Pemicu Karhutla, Lahan Terlantar Diklaim Justru Jadi Ancaman
-
Pungli Parkir Terus Berulang, Kabupaten/Kota Jogja Didesak Tak Sekadar Buat Aturan