SuaraJogja.id - Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X meminta kepastian kelancaran suplai Bahan Bakar Minyak (BBM) dari PT Pertamina (Persero) Refinery Unit (RU) IV Cilacap. Menurutnya, sangat penting memastikan ketersediaan BBM ini karena merupakan tulang punggung bagi berjalannya roda perekonomian.
Project Manager PT Pertamina Jakarta Eko Suwarno mengungkapkan, saat ini PT Pertamina (Persero) RU IV Cilacap menopang sedikitnya 60 persen kebutuhan BBM di pulau Jawa. Keberadaan PT Pertamina RU IV Cilacap ini memang merupakan penyokong pembangunan di Indonesia terutama pada penyediaan BBM. Apalagi saat ini mengingat PPKM sudah mulai dibuka, maka peran PT Pertamina RU IV Cilacap semakin penting.
“Pak Gubernur berpesan kepada kami untuk menjaga gawang dengan baik sehingga suplai BBM yang menjadi tulang punggung perekonomian ini bisa tersedia dengan lancar,” ujarnya, Senin (24/1/2022).
Menurut mantan General Manager PT Pertamina (Persero) Refinery Unit (RU) IV Cilacap itu, Pertamina RU IV Cilacap berperan aktif menggulirkan perkembangan ekonomi di daerah. Apalagi pihaknya juga mengelola jalur perpipaan dari Cilacap hingga Rewulu.
“Pertamina RU IV Cilacap ini termasuk salah satu dari enam kilang yang dipunyai Pertamina dan yang merupakan kilang yang paling besar yang menghasilkan 348.000 barrel per hari yang diproduksi. Kami memastikan suplai BBM lancar seperti permintaan Ngarso Dalem dan tidak ada kendala,” terangnya.
Dia berharap melalui dukungan dari kepala-kepala daerah di Jawa, pihaknya mampu meningkatkan pelayanan. Pertamina berkomitmen untuk mampu menyediakan setiap permintaan masyarakat sesuai dengan kondisi.
“Kami akan terus meningkatkan pengelolaan arus minyak, yaitu antara pembelian minyak, distribusi BBM, dan memastikan ulang pada semua aspek agar kami yakin apa yang kita produksi dan sedang kami distribusikan bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
Terkini
-
Kawal Aksi Hari Sumpah Pemuda di Yogyakarta, Polisi Siapkan Pengalihan Arus Situasional
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
Es Jeruk di Malioboro Rp20 Ribu Viral, Hasto Bakal Turunkan Satpol PP
-
BPPD DIY Dorong Yogyakarta Jadi Destinasi Cultural Wellness Berkelanjutan Lewat Festival 2026
-
Gandung Pardiman Meninggal Dunia di RS Panti Rapih, Dimakamkan di Ponjong