Scroll untuk membaca artikel
Galih Priatmojo
Selasa, 08 Februari 2022 | 20:19 WIB
Markas Hyundai di Korea Selatan,. Sebagai ilustrasi [Hyundai via ANTARA].

Sebelumnya pada Selasa Hyundai mengeluarkan pernyataan berisi penyesalan yang mendalam terhadap tindakan yang melukai rakyat India oleh cuitan "tidak resmi" dari akun mitra Pakistan mereka.

"Sebagai kebijakan perusahaan, Hyundai Motor Company tidak membuat komentar pada isu-isu politik atau agama di wilayah mana pun," kata Hyundai di Twitter.

Nishat Group, konglomerat bisnis terbesar Pakistan, tidak membalas permintaan dari Reuters untuk berkomentar.

Penjualan mobil Hyundai adalah yang terbesar kedua di India setelah Maruti Suzuki.

Baca Juga: Curhat Perempuan Kashmir Memintal Benang Demi Berjuang Hidup

Ratusan orang di media sosial menuntut perusahaan itu meminta maaf karena tidak sensitif terhadap kepentingan India. Beberapa dari mereka mengatakan sedang membatalkan pesanan mobil.

Load More