SuaraJogja.id - Sejumlah pembalap MotoGP sudah mulai berdatangan ke Lombok untuk menjalani sesi uji coba di Sirkuit Mandalika. Salah satu pembalap yakni Aleix Espargaro dari Aprilia Racing Aleix Espargaro mengaku merasakan hal aneh.
Diketahui seusai menjalani sesi uji coba dan pramusim di sirkuit Sepang, Malaysia, sejumlah pembalap MotoGP pun melanjutkan program uji coba di Sirkuit Mandalika yang digelar 11-13 Februari 2022.
Setiba di Mandalika, pembalap Aprilia Racing Aleix Espargaro melihat ada keanehan di Sirkuit Mandalika. Pembalap berusia 32 tahun ini menyebut jika Sirkuit kebanggaan rakyat Indonesia ini sebagai lintasan yang aneh.
Ia menilai jika sirkuit Mandalika memeiliki karakteristik sangat berbeda dari sirkuit MotoGP yang ada, utamanya sirkuit Eropa.
Karakter sirkuit Mandalika disebut kakak dari Pol Espargaro ini, memiliki lintasan yang cukup lebar, dengan banyak belokan di lintasan.
Menurutnya keanehan itulah yang membuat dirinya menilai menjadi salah satu daya tarik yang ditawarkan sirkuit Mandalika yang terletak di daerah Kuta, Nusa Tenggara Barat (NTB).
"Trek sirkuit Mandalika sangat lebar banyak perubahan kecepatan tinggi, sangat menarik untuk dicoba," jelas Aleix Espargaro.
Untuk mengenali sirkuit Mandalika, Aleix mengaku melakukan pengenalan dengan berkeliling di sirkuit, bersepada. Disitulah dirinya meyakini jika sirkuit Mandalika memiliki keanehan yang menarik baginya.
“Saya bersepeda di Sirkuit Mandalika, saya juga sudah berkeliling di sana. Itu sirkuit yang indah, namun aneh. Karena berbeda dari sirkuit-sirkuit yang biasa ada di Eropa,” katanya.
Baca Juga: Top 5 Sport: Adaptasi Trek, Aleix Espargaro Jajal Sirkuit Mandalika dengan Bersepeda
Sirkuit Mandalika yang digagas oleh Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), merupakan lintasan yang dirancang secara khusus dengan konsep jalan raya.
Saat ini belum ada balapan MotoGP yang menghadirkan lintasan jalan raya selain balap Formula 1. ITDC sendiri mempercayakan rancang bangun sirkuit Mandalika bukan pada Hermann Tilke yang terkenal merancang banyak sirkuit yang digunakan MotoGP.
Sirkuit Mandalika merupakan rancangan Popuolus yang dikenal sebagai perusahaan arsitektur Amerika Serikat. Pengalaman Popuolus sendiri, telah banyak membangun venue olahraga terkenal salah satunya stadion Wembley.
Keindahan hasil karya Populous menjadi faktor utama ITDC dalam menunjuk mereka, mengingat tujuan utama adalah mempromosikan wisata di Mandalika. Maka dari itu, mereka ingin sirkuit dibuat seindah mungkin agar menarik wisatawan dari seluruh dunia.
Terkait kesiapan timnya, pembalap kelahiran Granollers, Spanyol ini, tim Aprillia harus berupaya menyajikan motor terbaiknya pada sesi tes pramusim kali ini.
"Sejauh ini motor Aprilia (RS-GP) bekerja dengan baik, ini sepeda motor yang bagus. Kami akan berusaha memastikan hasil bagus di Sirkuit Sepang saat tes di Mandalika ini,” tutur Aleix
Berita Terkait
-
Nyantai di Sekitar Mandalika, Harga Outfit Maverick Vinales Jadi Sorotan, Penasaran?
-
278 Bus Gratis Disiapkan untuk Penonton MotoGP Mandalika, Ini Titik Tunggu Dan Rutenya
-
Pembalap MotoGP Akan Lakukan Pre-Test di Sirkuit Mandalika pada 11-13 Februari 2022
-
Aksi Kocak Marc Marquez di Lombok, Sit Up Berujung Joget-joget
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
Pilihan
-
Kecelakaan di Tol Pekanbaru-Dumai, 3 Penumpang Ambulans Tewas Seketika
-
Perang Baru! Iran Hujani Israel dengan Rudal
-
Rupiah Tak Kunjung Kuat, Kinerja Perry dan Purbaya Jadi Sorotan
-
Investor Terus Timbun Dolar, Rupiah Keok ke Rp18.126
-
Purbaya Tegaskan Masih Jabat Menkeu dan Tidak Ada Pembahasan Reshuffle, Ini Buktinya
Terkini
-
Nasib Anak Difabel DIY Masih Bergantung Bantuan Luar Negeri, Alat Bantu Pun Tak Ditanggung BPJS
-
Sikapi Tekanan Ekonomi, Pengamat Sebut Probabilitas Terjadinya '98 Jilid 2' Masih Rendah
-
Polda DIY Periksa Lima Saksi dalam Kasus Dugaan Malapraktik RSUD Prambanan
-
Diduga Terpeleset saat Tunggu Sunrise, Dua Remaja Tewas Tenggelam di Embung Kaliaji
-
Sentilan Sri Sultan HB X di Forum Jawa-Bali: Pusat Hanya Beri Teori Makro, Daerah Harus Mandiri