SuaraJogja.id - Aksi sepasang kekasih berikut ini sepertinya patut dicontoh. Kekompakan keduanya yang menabung setiap kali bertemu pun viral di media sosial.
Dikutip dari video yang diunggah akun TikTok @lydialaveniaf dalam video tersebut tampak sepasang kekasih yang memamerkan uang lembaran Rp50.000 dan Rp 100.000 yang merupakan uang hasil tabungan mereka setiap kali bertemu.
Kesempatan bertemu yang terbatas membuat pasangan ini berkomitmen tak hanya sekadar melepas rindu tapi juga untuk menabung. Bahkan, mereka mencatat tabungan dalam buku khusus.
Dalam video tersebut sang pemilik akun menuliskan caption "Nabung bareng pacar cek". Keduanya juga sepakat untuk menabung masing-masing Rp20.000 setiap kali mereka bertemu.
"Tiap ketemu bayar 20k." tulis sang kreator konten dalam unggahannya.
Pasangan itu tampak menabung dalam bentuk uang cash yang diletakkan di dalam kotak berbahan logam. Mereka juga memamerkan buku catatan tabungan yang digunakan untuk mencatat uang yang ditabung setiap kali mereka bertemu.
Tak tanggung-tanggung, uang tabungan yang terkumpul mampu untuk membeli beberapa logam mulia sebagai investasi jangka panjang. Mereka pun memutuskan untuk membeli emas dari hasil tabungan yang telah terkumpul.
"Hasilnya... uang tabungan yang dulu udah dibeliin emas. Uang yang sekarang buat beli emas lagi dong," ujar sang pemilik akun yang unggahannya juga diviralkan di beberapa media sosia seperti akun Instagram @viralselebriti.
Tampak sang wanita memamerkan beberapa biji emas murni yang kini harga satu gramnya berkisar Rp969.000. Total emas yang dibeli dari hasil tabungan mereka berdua mencapai 21 gram. "Total emas hasil nabung = 21 gram," tulisnya lagi.
Baca Juga: Viral Penampakan Shaf Masjid Dibatasi Kardus untuk Hindari Covid-19, Netizen: Mirip Lintasan Tamiya
Unggahan yang telah ditonton sebanyak hampir 5 juta kali tersebut menuai beragam komentar. Meskipun unggahan mereka bisa menjadi motivasi bagi pasangan lainnya, namun pada kenyataannya banyak netizen yang tampak pesimis dengan cara menabung unik ini.
"Gua yang ldr setaun cuma kekumpul 50rb kayanya bestie, tidak ramah bintang 1," curhat salah satu warganet.
"Tiap ketemu nabung 20rb, ketemunya berapa kali seminggu yah? soalnya gue seminggu sekali aja kagak," ujar warganet sedih.
"Pintar nih beli emasnya yang tanpa merk!!!" puji salah satu warganet.
"Nabungnya sih gampang, pacarnya susah," komplain warganet.
"Kalo putus ada pembagian harta gono gini," tanya netizen penasaran.
Berita Terkait
-
Viral CCTV Bocah Dianiaya Saat Bersihkan Toilet Masjid, Disiram Sabun sampai Dibanting
-
Viral Petani Diterkam Buaya di Bagian Kepala, Teman 'Santuy' Ngonten: Buaya Makan Om Saya
-
Viral Pelajar Usia 16 dan 17 Tahun Menikah, Publik Malah Salfok ke Pengantin Wanita
-
Viral Pria Pemotor Tabrak Warung Sampai Hancur, Auto Ngacir Usai Hantam Dagangan, Publik: Menembus Dimensi
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Update Kasus Daycare Little Aresha, Polresta Jogja Siapkan Pelimpahan 13 Tersangka ke Kejaksaan
-
Dinilai Terlalu Berbelit, Trah Sri Sultan HB II Ajukan Uji Materi UU Nomor 20 Tahun 2009 ke MK
-
RPH Giwangan Siapkan Kuota 465 Hewan Kurban, Pemkot Yogya Larang Keras Panitia Cuci Jeroan di Sungai
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Imigrasi Yogyakarta Kembali Gagalkan Keberangkatan 3 Pria Diduga Jemaah Haji Non-Prosedural