SuaraJogja.id - Enam orang tewas dalam insiden tabrakan yang terjadi dalam sebuah parade di Belgia, Minggu (20/3/2022). Sebuah mobil yang melaju dengan kecepatan tinggi menabrak peserta karnaval yang sedang bersiap untuk mengikuti parade.
Selain enam orang tewas, 10 korban lainnya mengalami luka-luka. Pihak berwenang mengatakan, insiden itu kemungkinan bukan serangan teroris.
"Pada tahap ini, belum ada unsur-unsur yang menunjukkan bahwa serangan itu bermotif terorisme," kata jaksa Damien Verheyen dalam jumpa pers.
Polisi membantah laporan media bahwa mobil tersebut terlibat dalam kejar-kejaran dengan kecepatan tinggi.
Peristiwa tersebut terjadi di Desa Strepy-Bracquegnies, Belgia selatan, sekitar pukul 04.00 GMT (11.00 WIB).
Jacques Gobert, wali kota La Louviere, kota tetangga dari desa tersebut, mengatakan sekitar 150-200 orang tengah berkumpul untuk bersiap-siap mengikuti parade ketika sebuah kendaraan muncul.
"Sebuah mobil yang ngebut melaju ke arah kerumunan… Sang sopir lalu melanjutkan perjalanannya," kata Gobert.
Mobil tersebut berhasil dicegat dan dua penumpangnya ditahan.
Polisi mengatakan mereka adalah warga setempat berusia 30-an tahun dan belum masuk catatan kejahatan polisi.
Baca Juga: Tak Ikut Parade di Jakarta, Pembalap MotoGP Ini Malah Bagi-bagi Uang di Mandalika
Belgia dalam tujuh tahun terakhir telah melakukan berbagai upaya untuk membasmi orang-orang yang diduga terkait dengan kelompok militan.
Sebuah jaringan ISIS di Brussels terlibat dalam serangan di Paris pada 2015 yang menewaskan 130 orang dan di Brussels pada 2016 yang membunuh 32 orang.
Menabrak kerumunan dengan mobil telah dijadikan senjata oleh kelompok militan di Eropa dan supremasi kulit putih di Amerika Serikat karena serangan seperti itu tidak menelan biaya banyak, mudah dilakukan dan sulit dicegah, kata para pakar. [ANTARA]
Berita Terkait
-
Tak Ikut Parade di Jakarta, Pembalap MotoGP Ini Malah Bagi-bagi Uang di Mandalika
-
Melihat Boneka-boneka Unik saat Festival Las Fallas di Valencia
-
Intip Helm yang Ditenteng Presiden Jokowi ketika Acara Parade Pembalap MotoGP, Berapa Harganya?
-
Viral Driver Ojol Lewati Jalur Parade Pebalap MotoGP di Jakarta
-
Momen Kocak Ojol saat Francesco Bagnaia Sapa Masyarakat di Parade MotoGP, Totalitas Tanpa Batas!
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
Jargas Digenjot Demi Ketahanan Energi, Antara Manfaat Belum Merata dan Kesiapan yang jadi Tantangan
-
BRImo Catat 49,7 Juta Pengguna, Transaksi Melejit Rp4.166 Triliun
-
Bukan Lomba, Ribuan Warga Jogja Bersih-bersih Kali Code Sembari Mural untuk Rayakan HUT RI ke-81
-
Pusat AI Resmi Beroperasi di UGM, Pemerintah Soroti Pentingnya Inovasi Berbasis Masalah Riil
-
Sembilan SPPG di DIY Terancam Ditutup Permanen, Satu SPPG Langganan Keracunan Ditutup