Ilustrasi kecelakaan (Unsplash)
Sebuah jaringan ISIS di Brussels terlibat dalam serangan di Paris pada 2015 yang menewaskan 130 orang dan di Brussels pada 2016 yang membunuh 32 orang.
Menabrak kerumunan dengan mobil telah dijadikan senjata oleh kelompok militan di Eropa dan supremasi kulit putih di Amerika Serikat karena serangan seperti itu tidak menelan biaya banyak, mudah dilakukan dan sulit dicegah, kata para pakar. [ANTARA]
Berita Terkait
-
Dihadiri SBY-Jokowi, Begini Pesan Megawati usai Absen Undangan Prabowo di Parade Senja Magelang
-
Prabowo, SBY, dan Jokowi Satu Mobil di Tengah Hujan, Saksikan Parade Senja Akmil
-
Parade Senja di Akmil bakal Dihadiri Mantan Presiden, SBY dan Jokowi Dikabarkan Merapat ke Magelang
-
Ulasan Buku Parade Hantu Siang Bolong: Reportase Jurnalistik Lokalitas Jawa
-
Elemen-elemen Penting Yang Selalu Ada Dalam Parade Imlek
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
Pilihan
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
Terkini
-
Harga Kebutuhan Pokok di Kota Yogyakarta Seusai Lebaran Terpantau Stabil
-
Tiga Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Parangtritis, Satu Masih Hilang
-
Cerita UMKM Asal Bantul Dapat Pesanan dari Amerika di Tengah Naiknya Tarif Impor Amerika
-
Diserbu 110 Ribu Penumpang Selama Libur Lebaran, Tiket 50 Perjalanan KA YIA Ludes
-
Kilas DIY: Bocah Jabar Nekat Curi Motor di Bantul hingga Penemuan Mayat di Sungai Progo