SuaraJogja.id - Baru-baru ini ustadz Riza Muhammad memberikan sorotannya mengenai berita yang wira wiri terkait perempuan yang hamil di luar nikah.
Lewat channel YouTube Orami, Ustadz Riza Muhammad menjelaskan bagaimana Islam menyikapi perihal tindakan hamil di luar nikah ini.
Didampingi sang istri, Ustadz Riza Muhammad mulanya menjelaskan mengenai tujuh dosa besar dalam Islam, di mana salah satunya yakni menuduh perempuan baik-baik melakukan zina lantaran ia hamil di luar nikah. Ustadz Riza menyebut hamil di luar nikah itu aib yang harus ditutupi.
"Jauhi tujuh perkara dosa besar, salah satunya menuduh perempuan baik-baik berzina. Makanya kita harus lihat dulu konteks berita ini benar atau tidak, dan ini masalah aib harusnya kita jaga," kata Ustaz Riza Muhammad seperti dikutip dari Hops.id.
Ia menjelaskan bahwa pernikahan adalah suci dan ibadah. Sehingga, perlu tahapan berdasarkan Al Quran dan Hadist bagi umat Islam menjalani pernikahan.
"Kalau memang ada berita tentang hamil di luar nikah maka bagaimana ketentuan dalam Islam sebenarnya? Nikah itu suci, nikah itu bukan mengutamakan nafsu belaka atau sengaja memperbanyak keturunan dari hasil yang haram," tuturnya.
"Tapi nikah itu adalah ibadah. Tentunya menikah itu harus dilewati dengan tahapan berdasarkan Quran dan Hadist," sambung dia.
Ustadz Riza Muhammad kemudian menjelaskan apa yang harus dilakukan oleh pasangan yang hamil sebelum sah menjadi suami istri.
"Hamil di luar nikah ini apa yang harus dilakukan? Kalau memang hamil di luar nikah yang dilakukan adalah pertama, suami istri ini didera dulu," ungkap Ustadz Riza.
Baca Juga: Putuskan Nikah Beda Agama, Ini Deretan Artis yang Mangaku Hamil di Luar Nikah
Termasuk soal bagaimana seharusnya pernikahan diselenggarakan. Ustadz Riza mengungkapkan bahwa dalam Islam pasangan yang hamil di luar pernikahan harus menunggu buah hatinya lahir lebih dulu sebelum menikah.
"Yang kedua adalah kalau hukum menikah gimana nih? Apakah langsung dinikahkan atau ditunggu dulu sampai anak itu lahir? Sahnya mengatakan biarkan anak itu lahir dulu setelah itu menikah," tuturnya.
Bicara soal status, Ustaz Riza menegaskan tidak ada anak haram di dunia ini. Namun, perbuatan kedua orang tuanya adalah zina.
"Bagaimana statusnya? Statusnya tetap anak suci, tapi perbuatannya zina. Jadi enggak ada anak haram, adanya zina iya. Jadi status itu suci tetapi anak itu zina," ujarnya.
Dalam kesempatan itu juga, ayah dua anak ini menjelaskan dampak bagi seorang anak yang lahir dari orang tua yang berzina. Salah satunya, tak bisa menjadikan sang ayah sebagai wali nikah.
"Kalau dia perempuan maka wali nikahnya tidak boleh oleh ayah kandungnya harus sama wali hakim. Nasabnya kepada siapa? Nasabnya kepada ibunya. Dan anak zina ini tidak akan mendapatkan harta waris," pungkas Ustaz Riza Muhammad.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
Terkini
-
Polda DIY Incar Balap Liar hingga Knalpot Brong di Operasi Patuh Progo 2026, Catat Aturannya!
-
Sarkemfest 2026 Tak Sekadar Pesta, UMKM Lokal Didorong Ketiban Berkah Wisata Malioboro
-
CGV Arthouse Hadir di Yogyakarta, Film Kuldesak hingga Perfect Days Siap Tayang Bulan Depan
-
Tak Sekadar Soal Reformasi 1998, Laut Bercerita Angkat Duka Keluarga Korban Penghilangan Paksa
-
BRI Buka Jalan Karier bagi Talenta Muda Lewat Program Magang Nasional