SuaraJogja.id - Pemkot Yogyakarta mengungkapkan ketersediaan minyak goreng curah di dua distributor yang ada di Kota Jogja masih langka. Hingga kini pihaknya masih menunggu kiriman stok minyak goreng dari Semarang, Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi mengatakan untuk mengatasi kondisi langka, saat Ramadhan 2022 ini pihaknya melakukan operasi minyak goreng curah.
"Minimal kita lakukan dua kali untuk operasi pasar minyak goreng curah. Memang saat ini dua distributor masih menunggu kiriman," kata Heroe kepada wartawan, Sabtu (2/4/2022).
Heroe menjelaskan, butuh sekitar 10 hari pengiriman minyak goreng curah itu diterima di distributor yang ada di Jogja. Sehingga ketika pasokan datang, minyak goreng langsung didistribusikan ke pedagang.
"Nanti begitu datang (migor curah) kita langsung operasi pasar. Jadi ketika ada persediaan barang, saya minta operasi pasar dilaksanakan," kata Heroe.
Operasi pasar itu, kata Heroe untuk memastikan kebutuhan minyak goreng di Kota Jogja bisa terpenuhi.
"Maka kita melihat dulu dari ketersedian yang ada. Harapannya dengan operasi minyak goreng curah itu kan juga bisa menstabilkan harga juga," kata dia.
Untuk harga eceran tertinggi (HET) berada di kisaran Rp14 ribu per kilogram. Nantinya pedagang dapat menjual sesuai arahan pemerintah yaitu Rp15.500 ke konsumen dan warga.
Heroe mengatakan setiap distributor minyak goreng curah di Kota Jogja, rata-rata menerima sekitar 27 ton. Jumlah itu diakuinya lebih sedikit sebelum ada kelangkaan migor curah.
Ia menerangkan Desember 2021 lalu, pengiriman minyak goreng curah ke kedua distributor sudah cukup lancar. Namun pada Januari 2022 hanya 50 persen saja yang dikirim.
"Di distributor ini total pengiriman itu 54 ton. Tapi saat ini hanya 27 ton saja. Jadi berkurang 50 persen memasuki Januari 2022 lalu," ujar Heroe.
Berita Terkait
-
Harga Minyak Goreng Curah di Karangasem Lebih Mahal dari Standar, Capai 20 Ribu Per Liter
-
Minyak Goreng Curah Kosong di Pasar Tradisional, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Instruksikan Produksi Ditambah
-
Rela Antre Berjam-jam demi Minyak Goreng Curah, Warga Banjar: Kemarin Ada yang Sampai Nginep
-
Sidak Pasar Tradisional, Legislator Tak Temukan Minyak Goreng Curah di Palembang: Kok Tak Bisa Disalurkan?
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Generasi Muda Mulai Apatis terhadap Tuhan, Muhammadiyah Jawab Fenomena Agnostisisme dengan ChatHPT
-
RANS Carnival Kena Cancel Culture, Pakar Komunikasi Sebut Ini Bukan Sekadar Retorika
-
Dominasi Lapangan, SMK Nusantara dan MAN 1 Kabupaten Sukabumi Jadi Juara AXIS Nation Cup 2026
-
Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat
-
Coach Justin Nilai AXIS Nation Cup Buka Jalan Talenta Muda ke Level Profesional