SuaraJogja.id - Suasana Ramadhan tampaknya bukan menjadi halangan bagi seorang pria di Jogja ini untuk melaksanakan aksi pencuriannya. Meski belum berhasil melancarkan aksinya pria tersebut nyaris dihajar massa.
Aksi dugaan pencurian tersebut dibagikan oleh akun Twitter @Upil_Jaran2. Aksi pria yang diketahui terjadi pada Senin (4/4/2022) itu menggunakan lem dan lidi untuk membobol kotak infak. Peristiwa terjadi sekitar pukul 07.00 WIB.
"Info lik. Baru saja tertangkap basah maling di masjid Nur Amanah, di Umbulharjo," tulis akun tersebut.
Pelaku juga diduga telah melancarkan aksinya selama dua kali. Dimana aksi pertama mengambil handphone jamaah. Sementara yang kedua berencana mencuri kotak infak.
"Pelaku melakukan aksinya di masjid sudah 2 kali, yang pertama ambil handphone jemaah masjid, yang kedua barusan mengambil uang dari kotak infaq dengan menggunakan lidi dan lem," sebutnya.
Menanggapi terkait unggahan dugaan pencurian itu, Kapolsek Umbulharjo, Kompol Achmad Setyo Budiantoro mengaku telah mendapat informasi tersebut.
"Iya dugaan pencurian itu memang ada, tapi orang ini tidak berhasil mengambil kontak infak," ujar Setyo dihubungi wartawan, Senin.
Ia melanjutkan, saat pria yang belum diketahui identitasnya ini membobol kotak infak di masjid tersebut, jemaah yang sedang melintas memergoki aksinya.
"Jadi jemaah masjid ini mengetahui orang tersebut sedang membuka kotak infak. Dia pakai lem dan juga lidi, sehingga ditangkap warga," terang dia.
Baca Juga: PTM 100 Persen Diterapkan Saat Ramadhan, Disdik DKI Yakin Lebih Aman dari Covid-19
Disinggung apakah pria tersebut memang kerap melancarkan aksinya di wilayah hukum Polsek Umbulharjo, Setyo belum bisa memastikan.
Lantaran belum melancarkan aksinya, takmir masjid setempat tidak membuat laporan ke polisi. Sehingga proses hukum belum bisa dilanjutkan.
"Takmir masjid tidak melaporkan, mengingat tidak ada kerugian yang dialami pihaknya," kata dia.
Setyo mengimbau agar masyarakat di wilayah Umbulharjo tetap waspada. Meski kondisi di Bulan Ramadhan saat pagi hari lebih sepi, warga harus memperhatikan orang atau warga luar yang berada di sekitar masjid.
Berita Terkait
-
PTM 100 Persen Diterapkan Saat Ramadhan, Disdik DKI Yakin Lebih Aman dari Covid-19
-
Waspada di Tengah Malam! CCTV Menangkap Penampakan Aneh Ini saat Hari 2 Ramadhan 2022
-
The Alana Hotel & Convention Center Solo Hadirkan Nuansa Ramadhan yang Instagramable
-
Terima Tiga Ribu Vaksin AstraZeneca, Dinkes Bogor Targetkan 30 Persen Warga Disuntik Vaksin Penguat sebelum Lebaran
-
Tren Pembelian Hampers Naik 50% Meski Ada Pandemi
Terpopuler
- Prabowo Mau Gratiskan Pendidikan SD hingga Universitas Negeri, Dananya dari Uang Korupsi
- Viral Foto Duduk Bareng, Terungkap 6 Momen Kedekatan Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi
- Keluarga Masuk Daftar Ahli Waris Sengketa Lahan Sriwedari, Wali Kota Solo Respati Ambil Sikap Tegas!
- Sinopsis Revenge, Drama China Terbaru Lu Yu Xiao dan Zhang Ling He di WeTV
- Gegara Ayam Gongso, 413 Siswa dan Guru SMKN 2 Jogja Diduga Keracunan MBG
Pilihan
-
Emil Audero dan 5 Pemain Tinggalkan Rayo Vallecano
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
Terkini
-
Penonton Yogyakarta Bergidik Ngeri Saksikan Memburu Pemangsa, Jump Scare Picu Suasana Tegang
-
Prabowo Sebut Pakar Saking Pintarnya Jadi Goblok, Muhammadiyah Ingatkan Pakar Berbasis Ilmu dan Data
-
Muhammadiyah Sentil Menkeu Baru, Jangan Biarkan Rupiah Jatuh Terus
-
Polemik Royalti Musik, Pelaku Usaha Bingung, Pekerja Seni Menunggu Hak
-
Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Bayi di Sleman Naik Sidik, Polisi Periksa 3 Saksi