SuaraJogja.id - Dua sepeda motor mengalami tabrakan hebat di Jalan Jogja-Wonosari, Rabu (6/4/2022) pagi. Kuatnya tabrakan tersebut mengakibatkan sepeda motor terbakar, sementara pengendara motor satunya tewas di lokasi kejadian.
Kanit Lantas Polsek Banguntapan, Iptu Rumpoko menuturkan, kecelakaan tersebut melibatkan dua sepeda motor masing-masing Honda Beat AB-2640-KM dengan Honda CB Ab-5466-BZ. Kecelakaan tersebut terjadi jalan Jogja-Wonosari tepatnya di depan Sate Goyang Lidah Dusun Potorono Kalurahan Potorono Kapanewon Banguntapan Bantul.
"Kecelakaan ini terjadi pukul 06.45 WIB. Saat itu kondisi jalan tengah padat karena jam kantor dan jam berangkat ke sekolah,"tutur Rumpoko, Rabu.
Akibat kecelakaan tersebut, pengendara sepeda motor bernama Ryan Andriyana (28) warga Padukuhan Slametan Rt 01/06 Kalurahan Kelor Kapanewon Karangmojo Gunungkidul tewas usai terlibat kecelakaan di Jalan Jogja-Wonosari, Rabu (6/4/2022) pagi.
Ryan meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka yang dideritanya cukup parah. Sementara pengendara motor yang lain mengalami sejumlah luka dan terpaksa harus dilarikan ke rumah sakit Hardjolukito untuk mendapatkan perawatan.
Rumpoko menyebutkan kecelakaan tersebut bermula ketika Hasnowo Widianto (22) warga Padukuhan Rejosari RT 01/14 Kalurahan Jogotirto Kapanewon Berbah Sleman melaju menggunakan sepeda motor Honda CB bernomor polisi AB-5466-BZ melaju dari arah timur ke barat.
"Dia melaju dari arah Wonosari ke Jogja,"tambahnya.
Sesampai di lokasi kejadian, tiba-tiba ada sepeda motor Honda Beat bernomor polisi AB-2640-KM yang dikendarai Ryan Andriyana (28) warga Padukuhan Slametan Rt 01/06 Kalurahan Kelor Kapanewon Karangmojo Gunungkidul dari arah berlawanan.
Saat itu, Ryan melaju terlalu melambung ke kanan melampaui marka jalan. Dia tidak menyadari ada kendaraan lain dari arah berlawanan. Karena jarak terlalu dekat, tabrakanpun tak bisa dihindarkan.
Baca Juga: Diduga Melebihi Tonase, Truk Pengangkut Kayu Terguling di Jalan Jogja-Wonosari
Akibat kejadian tersebut Ryan menderita luka didera kepala, patah tulang kaki kanan, patah jari kaki. Akibat luka yang dialaminya korban meninggal dunia di lokasi kejadian.
Sementara Hasnowo mengalami patah tulang kaki kanan dan patah tulang tangan sebelah kiri dirawat di RSP AU Dr. Hardjolukito. Jenazah korban juga dibawa ke RSP AU Dr. Hardjollukito.
Sepeda motor Honda Beat AB-2640-KM mengalami kerusakan pada body depan ringsek. Sepeda motor Honda CB AB-5466-BZ mengalami kerusakan pada body depan ringsek, tangki bensin pesok dan terbakar.
"Sepeda motor Honda CB terbakar usai bertabrakan,"terangnya.
Kontributor : Julianto
Berita Terkait
-
Kejati Bali Benarkan Stafnya Kendarai Fortuner yang Kecelakaan di Buleleng Hingga Tewaskan Ayah Dan Anak
-
Kecelakaan Beruntun di Buleleng Libatkan Fortuner Diduga Milik Kejati Bali, Ayah Dan Anak Tewas
-
6 Penyebab Utama Kecelakaan di Jalan Raya, Simak Biar Aman saat Berkendara
-
Penyebab Kecelakaan Marc Marquez di Sirkuit Mandalika Diungkap, Kepala Kru Sudah Tahu Saat Tes
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
- 4 Zodiak Paling Beruntung pada 27 Juni 2026, Siap-siap Jadi Magnet Uang
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
Pilihan
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
Terkini
-
Gelombang Pengunduran Diri di Partai Buruh Berlanjut, Seluruh Pengurus DIY Kompak Pamit
-
Viral Debat Mahasiswa dan Rektorat UNY saat Hendak Gelar Aksi, Begini Kronologi Lengkapnya
-
Sri Sultan Absen dari Agenda Pemerintahan, Paku Alam X Ditunjuk Jadi Plh Gubernur DIY
-
Rp4,6 Miliar Digelontorkan, Mesin Produksi Susu di DIY Diduga Tak Pernah Berfungsi
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda