SuaraJogja.id - Kementerian luar negeri Yunani, Rabu (6/4/2022) mengabarkan, otoritas negaranya akan meminta meminta 12 diplomat Rusia untuk angkat kaki dari negara mereka. Keputusan itu Yunani ambil sebagai tanggapan atas perang di Ukraina, seraya menyatakan mereka "persona non grata".
Sekjen kemlu Yunani telah menginformasikan keputusan tersebut kepada duta besar Rusia. Menurut pejabat kemlu, belasan diplomat Rusia itu tidak bertindak sesuai dengan aturan internasional.
"Rusia akan memberikan respons yang tepat," kata kantor berita Rusia, RIA, mengutip juru bicara kemlu.
Sejumlah negara seperti Italia, Swedia, Spanyol dan Denmark mengumumkan langkah serupa pekan ini.
Komisi Eropa pada Selasa mengusulkan sanksi tambahan terhadap Rusia, termasuk larangan impor batu bara.
Rusia mengatakan telah meluncurkan "operasi militer khusus" di Ukraina pada 24 Februari yang bertujuan untuk melemahkan kemampuan militer sekaligus melenyapkan pengaruh Nazi di negara tetangganya itu.
Ukraina dan Barat menganggap aksi Moskow sebagai dalih untuk invasi tanpa alasan. [ANTARA]
Berita Terkait
-
Bantah Tuduhan, Parlemen Rusia Sebut Kasus Bucha Sandiwara Barat
-
Memasuki Hari Ke-40 Peta Perang Di Ukraina Berubah, Pasukan Rusia Mundur Dari Beberapa Kota
-
Perang Rusia Vs Ukraina Bikin Negara Peru Kacau, Warganya Demo Harga Pupuk Dan Gas Naik, 4 Orang Tewas
-
Pascapembantaian di Bucha, AS Minta Rusia Dikeluarkan dari Badan HAM PBB
-
Kuburan Massal yang Ditemukan di Bucha Ukraina Terekam Citra Satelit, Rusia Bantah Tuduhan Pembantaian
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Rekam Jejak Praka Farizal: Sukses di Papua Hingga Lolos Seleksi Ketat Penugasan Lebanon
-
Momentum Earth Hour, BRI Perkuat Komitmen Keberlanjutan Lewat Aksi Nyata
-
Kampung Koboi Tugu Selatan, Inovasi Wisata Desa Berbasis Potensi Lokal dalam Program Desa BRILiaN
-
Jeritan Pilu Buruh di Jogja: dari Tiga Bulan Tak Digaji, Terjerat Pinjol, hingga BPJS Mati
-
Rencana Kepulangan Praka Farizal yang Tak Terwujud, Sang Ibunda Akui Sudah Terima Jadwal Penerbangan