SuaraJogja.id - Kasi Humas Polres Sleman AKP Edy Widaryanta membenarkan sudah ada laporan terkait dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh seorang pengemudi mobil kepada petugas parkir di Jogja City Mall (JCM) pada Minggu (17/4/2022) sore. Saat ini polisi masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut dan mengumpulkan barang bukti.
"Laporan sudah diterima kemarin sekitar 17.30 WIB sore. Sementara ini sudah ditindaklanjuti oleh Reskrim untuk pemeriksaan para saksi-saksi dan korban. Sudah diperiksa semua," kata Edy saat dihubungi awak media, Senin (18/4/2022).
Sejumlah saksi yang sudah diperiksa di antaranya mulai dari petugas satpam di lokasi kejadian hingga beberapa petugas parkir lainnya.
Edy menuturkan hingga sekarang belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka dalam peristiwa ini. Sementara ini polisi masih mengumpulkan sejumlah barang bukti terkait kasus tersebut.
"Sementara ini masih mencari berdasarkan keterangan barang bukti mungkin ada cctv, mungkin dari beberapa rekan yang ada di sana ada videonya. Mungkin itu nanti bisa dijadikan barang bukti," terangnya.
Berdasarkan laporan yang diterima, kata Edy, sementara ini kasus tersebut merupakan penganiayaan. Namun pihaknya masih akan didalami lebih jauh terkait laporan itu.
"Sementara ini dugaan penganiayaan. Penganiayaan itu nanti bisa di (pasal) 351 mungkin nanti bisa dijunctokan ke (pasal) 170 ya. Nanti itu semuanya tergantung dari hasil pemeriksaan," ujarnya.
Ditanya lebih jauh terkait dengan bentuk dugaan penganiayaan itu sendiri, Edy mengaku belum bisa menyampaikan secara detail. Namun disebutkan ada dua korban yang dilaporkan mengalami tindak penganiayaan tersebut yakni seorang petugas karcis dan atasannya.
Public Relations Officer Jogja City Mall, Febrianita Candra memang membenarkan insiden yang terjadi di tempat parkir JCM tersebut. Kejadian sendiri berlangsung sekitar pukul 14.45 hingga 15.00 WIB sore.
Baca Juga: Ibu Menyusui Diamankan Kasus Dugaan Penganiyaan, Belasan Advokat Datangi Kantor Polisi
"Iya, untuk kejadiannya benar di parkiran JCM kemarin Minggu tanggal 17 April 2022 sore," kaya Candra ketika dihubungi awak media, Senin (18/4/2022).
Candra menjelaskan kronologi kejadian sendiri bermula saat seorang pengunjung tersebut kehilangan karcis parkir. Kemudian dari pihak petugas parkir JCM hendak melakukan prosedur yang berlaku salah satunya pengecekan untuk plat nomor dan STNK.
Namun ketika hendak dilakukan verifikasi tersebut dari pengunjung merasa kurang berkenan. Hingga kemudian terjadi dugaan tindakan kekerasan fisik.
Tidak lama setelah itu kemudian dari petugas yang bersangkutan memanggil atasan yang bertugas saat itu. Atasan yang datang pun turut menjelaskan kepada pengunjung untuk membantu proses verifikasi tadi.
"Jadi verifikasi antara plat nomor dan STNK. Untuk plat nomornya ternyata ada perbedaan kemudian dibantu verifikasi ulang. Namun pada saat verifikasi tersebut pengunjung kurang berkenan juga jadi managernya juga terkena dugaan kekerasan fisik juga," ungkapnya.
Disampaikan Candra, pengunjung sendiri akhirnya bisa keluar setelah selesai melakukan proses verifikasi. Termasuk dengan membuktikan bahwa kendaraan tersebut milik yang bersangkutan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Menjaga Berkah di Dapur Subuh: Perjalanan Inspiratif Penjual Dimsum yang Berhasil Mandiri Finansial
-
Dugaan Ormas Dibenturkan dengan Demonstrans saat Kerusuhan Malioboro, Sultan Klaim Tak Tahu
-
Dua Peserta Demo di Malioboro Sempat Hilang, LBH Laporkan Sudah Pulang
-
Jadi Bank Beraset di Atas Rp500 Triliun, BRI Raih Empat Penghargaan Bergengsi Pada 2026
-
Puncak AXIS Nation Cup 2026 Segera Tiba, Tim Futsal SMA Terbaik Siap Adu Kekuatan