SuaraJogja.id - Tingkat kunjungan wisatawan ke Gembira Loka (GL) Zoo, Kota Jogja paling tinggi hanya sekitar 900 orang per akhir pekan hingga Ramadhan pekan ketiga ini. Pengelola tidak menargetkan capaian kunjungan selama Ramadhan mengingat aktivitas warga berkurang.
Kepala Bagian Humas dan Promosi GL Zoo Fahmi Ramadhan menjelaskan, selama Ramadhan ini destinasi wisata fauna itu hanya beroperasi di akhir pekan saja.
"Kalau weekdays kita memang tidak membuka umum. Tapi kalau ada rombongan yang sudah memesan tetap kami layani. Namun operasinya memang di akhir pekan saja, tidak ada target kunjungan wisatawan," kata Fahmi ditemui wartawan di GL Zoo, Rabu (20/4/2022).
Ia melanjutkan dari 900 kunjungan pada Sabtu (16/4/2022) lalu, paling banyak tamu dari Jawa Tengah (Jateng). Kemudian disusul oleh wilayah DKI Jakarta.
"Untuk akhir pekan, jam operasionalnya dari 08.30-16.00 WIB. Kemarin lebih banyak dari luar kota ya wilayah Jateng," kata Fahmi.
Meski kunjungan wisatawan masih sedikit, pihaknya telah memprediksi puncak kunjungan di GL Zoo. Nantinya mulai 3-8 Mei 2022 wisatawan yang datang lebih banyak.
"Mulai 1 Mei kita beroperasi seperti biasa, weekdays kita buka lagi hingga Minggu," katanya.
Lebih kurang prediksi kedatangan wisatawan mencapai 5 ribu orang. Pengelola tidak melakukan pembatasan seperti tahun lalu mengingat skema kunjungan dilakukan dengan metode sirkulasi.
"Saat 1 rombongan datang, lalu rombongan ini selesai dan keluar digantikan rombongan lain. Jadi sistem sirkulasi ini tidak akan membuat penumpukan massa. Apalagi, GL Zoo tempatnya terbuka," kata dia.
Baca Juga: Daftar Lengkap Satwa di Kebun Binatang Gembira Loka, Komodo Jadi Primadona
Disinggung adanya satwa baru selama Ramadhan ini, Fahmi menjelaskan terdapat singa betina termasuk keledai tunggang yang nantinya menjadi wahana baru.
"Kita ada wahana baru untuk anak-anak. Nanti bisa menunggangi keledai dan juga memberi memberi makan kambing dan ikan," kata Fahmi.
Berita Terkait
-
Daftar Lengkap Satwa di Kebun Binatang Gembira Loka, Komodo Jadi Primadona
-
8 Wahana Unik Kebun Binatang Jogja Gembira Loka, Ada Terapi Ikan Garra Rufa
-
Tunjang Pariwisata, Kebun Binatang Gembira Loka Hadirkan Pertashop
-
Libur Tahun Baru Kunjungan Wisatawan GL Zoo Meningkat, Pengelola Sebut Capai 5.000 Orang
-
Antisipasi Penyebaran Covid-19 di Lokasi Wisata, 30 Pegawai di GL Zoo Jalani Swab Acak
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Ratusan Driver Gojek Yogyakarta Turun ke Jalan, Loyalitas pada Sosok yang Dianggap Mengubah Nasib
-
Purna Tugas sebagai Rektor UII, Fathul Wahid Ditetapkan sebagai Rektor Rakyat
-
Lurah Aktif Condongcatur Ditetapkan Sebagai Tersangka, Dugaan Korupsi Tanah Kas Desa
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
BEM UGM Berubah Jadi SEMA, Pemilu Mahasiswa Dihapus dan Diganti Meritokrasi