SuaraJogja.id - Seorang warga Tiktok @fabiliaaryn membagikan sebuah cerita ketika melihat kejadian seorang penjual tahu tek yang tertabrak mobil yang sedang mundur.
"Semoga fyp ya, dan banyak orang baik yg mau bantu bapaknya," tulis pengunggah video.
Dalam video yang diunggahnya, ia menjelaskan kronologi kejadian yang menimpa penjual tahu tek tersebut yang diketahui terjadi di Kota Surabaya.
"Teruntuk arek Suroboyo. Kronologi: Jadi si bapak jualan tahu tek ini ga sengaja ditabrak karena posisi mobil mundur," tulisnya dalam video.
Diketahui melalui video tersebut, si pengendara mobil, yang merupakan seorang wanita, kemudian meminta maaf kepada penjual tahu tek bernama Bapak Mualimin, dan memberikan sejumlah uang ganti rugi.
"Si mba yg nabrak udah minta maaf. Dan awalnya ngasih ganti rugi 100rb," terang Fabilia.
Pengunggah video ini kemudian mengatakan bahwa dirinya melihat beberapa alat masak berupa wajan dan cobek yang pecah, sehingga jika dihitung, uang ganti rugi tersebut tidak cukup jika untuk membeli peralatan masak yang baru.
"Tapi disitu pas aku liat wajannya pecah (ga keliatan di video) dan bapak bilang kalau harganya kisaran 250 rb keatas. Jadi aku ngasih tau lagi mbanya kalau wajan pecah. Jadi ditambahi 150rb," tulis penggunggah video.
"sedangkan cobek bapaknya hancur. dan dagangannya cuma baru laku seporsi," tambahnya.
Dalam video yang diunggahnya, ia juga mengungkapkan jikalau kondisi bapak tersebut terlihat sedih karena dagangannya masih utuh, tapi beberapa peralatannya sudah hancur berantakan.
Pada akhir video yang diunggahnya, ia mengajak warganet Tiktok untuk ikut membantu sang bapak penjual tahu tek ini. Ia membuka donasi yang digunakan untuk membantu Bapak Mualimin.
"Untuk kalian yg berbaik hati, mari bantu bapak ini supaya bisa jualan lagi. 5rb. 10rb atau berapapun yg kalian beri itu sangat berarti buat si bapak," tulisnya.
Video yang diunggah pada Kamis (21/04/2022) ini menuai banyak simpati dari warganet. Banyak dari mereka yang mengomentari jumlah ganti rugi yang diberikan pelaku penabrak gerobak tahu tek.
"Up sampe mata org yg nabrak liat, yg bnr aja masa cuma dikasi 100rb doang buat apaan 100rb sekarang mah," tulis seorang netizen.
"Harusnya 500rb mbknya kasih.. buat modal besoknya jg .. klo gini kan udah gk bsa jualan," tulis netizen lain.
Berita Terkait
-
Gaji Selama Kerja Tidak Dibayar, Kisah Bapak Miliki Keterbatasan Fisik Bikin Warganet Nyesek: Mengandung Bawang
-
Video Viral! Kurir Malang Dimarahi Pemesan, HP Anaknya Dibanting hingga Rusak
-
Tak Konsenterasi Salat Lihat Adik Merangkak, Tingkah Panik Bocah Laki-Laki Ini Bikin Gemas
-
Motor Dilarang Masuk, Driver Ojol Rela Kelelahan Angkut Kardus Berat Antar Pesanan Pelanggan
-
Video Joget Tanpa Busananya Viral, Gisel: Saya Minta Maaf Kepada Warga Subang
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
BRI Perkuat Layanan Lebaran Lewat BRImo, ATM, dan Jaringan Agen BRILink
-
Kuasa Hukum Sri Purnomo Sebut Tuntutan 8,5 Tahun Penjara Bentuk Frustrasi Jaksa
-
Sri Purnomo Dituntut 8,5 Tahun Penjara atas Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman
-
Waspada Longsor hingga Banjir di Sleman: Ini Lokasi Rawan Bencana yang Harus Dihindari Pemudik
-
Hasil Operasi Pekat Progo: Polda DIY Ringkus 65 Tersangka, Sita Ribuan Miras hingga Amankan Mucikari