Scroll untuk membaca artikel
Galih Priatmojo
Minggu, 01 Mei 2022 | 20:05 WIB
Ilustrasi buruh - Sejarah Hari Buruh Internasional. (Pexels)

SuaraJogja.id - Hari Buruh Sedunia atau dikenal juga dengan sebutan May Day ataupun Labor Day diperingati setiap tanggal 1 Mei.

Peringatan ini biasanya diwarnai dengan aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh masyarakat untuk menyuarakan kembali hak-hak para buruh.

Adanya hari buruh tidak terjadi begitu saja, ada hal yang melatarbelakangi adanya peringatan tersebut.

Untuk mengatahui latar belakang peringatan May Day, simak artikel di bawah ini.

Baca Juga: 30 Kata-kata Hari Buruh Penuh Makna dan Inspiratif, Cocok Dibagikan saat May Day 1 Mei

Tuntutan Pengurangan Jam Kerja

Sejarah May Day bermula sejak awal abad ke-19 di Amerika Serikat, di mana banyak perusahaan-perusahaan di sana yang menetapkan jam kerja yang dirasa tidak manusiawi.

Para buruh di sana dituntut untuk bekerja selama 14 hingga 18 jam perharinya.

Adanya jam kerja yang tidak manusiawi ini, memantik para buruh untuk membuat tuntutan agar jam kerja dikurangi menjadi maksimal 8 jam per hari.

Pada 1 Mei 1886, ribuan buruh di Amerika Serikat mulai melakukan aksi mogok kerja. Ada sekitar 350 ribu warga yang memadati kota Chicago, Illinois, AS.

Baca Juga: Polda Metro Jaya Siapkan Pengamanan Terkait Perayaan Hari Buruh Besok

Aksi tersebut berjalan hingga tanggal 4 Mei 1886.

Load More