SuaraJogja.id - Son Heung-min berhasil mendapatkan Golden Boot Liga Inggris musim 2021-2022. Pemain asal Korea Selatan yang berseragam Tottenham Hotspur sekaligus mantan anak asuh Shin Tae-yong itu menjadi top scorer Premier League bersama Mohamed Salah.
Son Heung-min dan Mohamed Salah menjadi top skor dengan torehan 23 gol di Liga Inggris musim 2021-2022. Keberhasilan Son Heung-min mendapatkan Golden Boot menjadi sejarah baru di Premier League, pasalnya mantan anak asuh Shin Tae-yong tersebut menjadi pemain Asia Pertama yang mencatatkan namanya di puncak daftar top skor Liga Inggris.
Keberhasilan Son Heung-min menjadi pembuktian yang luar biasa, betapa performa pemain Asia asal Korea Selatan tersebut sangat bagus musim ini.
Selain itu, performa Son Heung-min juga mencuri perhatian dari mantan bek kanan Manchester United, Gary Neville. Menurutnya, Son Heung-min layak untuk disebut sebagai pemain terbaik Liga Inggris musim 2021-2022.
Baca Juga: Deretan Pemain Asia yang Hampir Jadi Top Skor Liga Inggris
"Saya memilih Son sebagai Player of the Season versi saya. Memang mudah memilih Kevin de Bruyne atau Mohamed Salah. Tapi, saya akan memilih mereka pada kesempatan yang lain," ujar Gary Neville di Sky Sports.
Gary Neville menyebut mantan anak asuh Shin Tae-yong tersebut merupakan pemain spesial. Pencapaiannya tak lepas dari hasil kerja kerasnya bersama Tottenham Hotspur di bawah tangan dingin Antonio Conte.
"Dia pemain spesial. Performanya dibayangi oleh pemain-pemain lain, bahkan oleh Harry Kane. Namun, ini semua kerja keras dia, Tottenham, dan Antonio Conte," sambung Neville."
Keberhasilan Son Heung-min raih Golden Boot Liga Inggris musim 2021-2022 tak lepas dari publik pecinta sepak bola netizen tanah air. Banyak yang menyoroti keberhasilannya dan membandingkan dengan proses Shin Tae-yong saat menangani Timnas Indonesia.
"Pelatih@shintaeyong7777pasti bangga sama@hm_son7," kata netizen.
Baca Juga: Liverpool Gagal Juara Liga Inggris, Perasaan Jurgen Klopp Campur Aduk
"Sty kalau dikasih bahan pemain seperti son gagal lolos piala dunia ya wajib pecat, tapi kalau bahan pemain liga dagelan diberi target lolos piala dunia ya wassalam," ungkap salah seorang netizen.
"Gw tetap dukung proses STY. Harus bertahan untuk perbaiki Timnas. Kegagalan meraih emas, bukan kesalahan Coach STY sepenuhnya. Memang fisik pemain Indonesia SANGAT LEMAH untuk ukuran PEMAIN INTERNASIONAL. Tapi di sisi lain, Coach STY juga harus mampu menutupi kekurangan itu di kancah Asean. Kegagalan di tingkat Asia masih bisa dimaklumi. Tapi kalau kegagalan di tingkat Asean SANGAT SULIT UNTUK MEMAKLUMINYA. Sekali lagi saya tetap mendukung, tapi Kita harus tetap jujur dan menilai Pelatih STY utk tingkat Asean khususnya dibandingkan kemajuan2 pelatih timnas sebelumnya. STY harus menekankan dan serius objektif, serta Coach STY jg harus mau," kata netizen lainnya.
Kontributor : Moh. Afaf El Kurnia
Berita Terkait
-
Akhir Perjalanan 10 Tahun Kevin De Bruyne di Manchester City
-
Liverpool Menang Derby Merseyside, Arne Slot Akui Lakukan Eksperimen
-
Manchester United Dipermalukan Mantan, Ruben Amorim: Begitulah Sepak Bola
-
Link Live Streaming Nottingham Forest Vs Manchester United Dini Hari Ini, 2 April 2025
-
Innalillahi! Manchester City Kehilangan Erling Haaland
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
Pilihan
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
Terkini
-
Harga Kebutuhan Pokok di Kota Yogyakarta Seusai Lebaran Terpantau Stabil
-
Tiga Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Parangtritis, Satu Masih Hilang
-
Cerita UMKM Asal Bantul Dapat Pesanan dari Amerika di Tengah Naiknya Tarif Impor Amerika
-
Diserbu 110 Ribu Penumpang Selama Libur Lebaran, Tiket 50 Perjalanan KA YIA Ludes
-
Kilas DIY: Bocah Jabar Nekat Curi Motor di Bantul hingga Penemuan Mayat di Sungai Progo