SuaraJogja.id - Sebaran kasus Covid-19 di beberapa negara mengalami penurunan kasus yang signifikan. Hal itu juga terjadi di Jerman.
Mengingat dengan hal itu, otoritas Pemerintah Jerman bakal melonggarkan aturan terkait kedatangan pelaku perjalanan ke negara tersebut.
Kementerian Kesehatan setempat akan menangguhkan persyaratan vaksinasi, bukti sembuh, dan hasil negatif tes COVID-19.
"Kami akan menangguhkan aturan 3G soal kedatangan, hingga akhir Agustus," kata Menteri Kesehatan Jerman Karl Lauterback dikutip dari Antara (25/5/2022).
Kendati begitu, Aturan-aturan baru itu masih harus mendapatkan persetujuan dari Kabinet pada Rabu serta akan memuat pengakuan pada vaksin-vaksin COVID-19 apa saja yang disetujui oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO) walaupun tidak disetujui oleh Uni Eropa.
Badan penelitian pemerintah Roberet Koch Institute pada Selasa (24/5/2022) melaporkan 64.437 kasus baru infeksi.
Jumlah pada Selasa itu lebih kecil dibandingkan satu pekan lalu, yakni 21.815 kasus.
Lebih jauh, adanya pelonggaran ini menjadi angin segar bagi sebagian mayarakat dunia termasuk di Indonesia. Kasus sebaran Covid-19 sendiri terus menerus mengalami penurunan.
Bahkan aturan untuk tak ada kewajiban memakai masker di luar ruangan terbuka sudah disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Baca Juga: Islamophobia di Eropa: Studi Kasus Nasib Warga Muslim di Negara Jerman
Meski demikian, beberapa hal masih diperketat oleh pemerintah sendiri untuk mengantisipasi adanya lonjakan kasus Covid-19.
Di sisi lain, pemerintah juga sudah membuka kedatangan tamu dari luar negara untuk berkunjung ke Indonesia.
Berita Terkait
-
Evaluasi Mudik Lebaran 2022, Jokowi: Alhamdulillah Aman, Kasus Covid-19 Tidak Bertambah
-
Bos BMW Sebut Produksi Mobil Jerman Bakal Terhambat Tanpa Gas Rusia
-
Akhirnya DIY Zero Kasus COVID-19, Ini Komentar Sri Sultan HB X
-
Kasus Covid-19 Signifikan Menurun, Moeldoko Prediksi Pandemi Berakhir Tahun Ini
-
Terkait Invasi ke Ukraina: Apakah Jerman Kehilangan Kekuatan di UE?
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Kasus Asusila di Ponpes Sleman: Eks Pengurus Ditetapkan Tersangka, Keberadaannya Masih Misterius
-
Dari Pintu ke Pintu, Mantri BRI Dewi Natalia Bantu Pedagang Lampung Akses Pembiayaan
-
Anggaran Minim, BPBD DIY Geser Alokasi Atasi Bencana di Jogja
-
Indonesia Dikepung Lima Bencana, Jusuf Kalla Sebut Lingkungan Rusak oleh Kita Sendiri
-
5 Tahun Holding UMi, Sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM Dorong UMKM Bertumbuh