Scroll untuk membaca artikel
Ruth Meliana Dwi Indriani
Jum'at, 27 Mei 2022 | 15:07 WIB
Mengenang Sika Bijak Buya Syafii Semasa Hidup Saat Menanggapi Kasus Ahok. (Instagram/@basukibtp)

SuaraJogja.id - Prof. Dr. K. H. Ahmad Syafii Maarif atau akrab disapa Buya Syafii meninggal dunia di RS PKU Muhammadiyah Sleman, Yogyakarta, Jumat (27/05/2022) pagi. Kematian Buya Syafii menyisakan duka mendalam bagi Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Semasa hidup, Buya Syafii dikenal sebagai cendekiawan muslim yang bersahaja dan rendah hati, walau dengan orang yang berbeda keyakinan sekalipun. Ahok menjadi salah satu orang yang memiliki banyak kenangan baik bersama almarhum Buya Syafii. 

Mantan wakil Gubernur DKI Jakarta sekaligus Pertamina ini mengucapkan belasungkawanya terhadap tokoh panutannya tersebut lewat Instagram pribadinya, @basukibtp.

Ahok mengaku bahwa Buya Syafii termasuk sosok yang menginspirasinya untuk selalu menjaga kesatuan dan persatuan. Beberapa kenangan Ahok dan Buya Syafii juga pernah diungkap ke publik.

Baca Juga: Suasana Haru Iringi Pelaksanaan Salat Jenazah Buya Syafii

Salah satunya saat Ahok tersandung kasus penistaan agama, yang menyebabkan dirinya dihujat oleh satu negara dan memicu gerakan 212 pada tahun 2016 lalu. Berikut momen kedetakan Buya Syafii semasa hidup dengan Ahok yang ikut dikenang:

1. Jadikan Ahok sebagai contoh baik politisi

Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah ini  pernah mengungkap bahwa politisi-politisi di Indonesia harus mencontoh sikap Ahok yang sangat objektif dalam menilai sesuatu. Menurutnya, seorang politisi harus punya ketegasan dan prinsip agar tidak bisa tergoyah oleh jabatan yang dimiliki.

2. Bela Ahok Saat Jadi Tersangka Penistaan Agama

Gerakan 212 jadi puncak dalam pengusutan kasus penistaan agama yang diduga dilakukan oleh Ahok pada tahun 2016 lalu. Gerakan itu sempat sampai di telinga Buya Syafii. Ia pun menanggapi hal tersebut dengan bijak dan santai.

Baca Juga: Cerita Kesederhanaan Buya Syafii Maarif, Dipesankan Hotel Mewah Malah Lebih Nyaman di Penginapan dan Mandi Pakai Gayung

Kala itu, Buya sempat mengatakan bahwa apa yang disampaikan Ahok bukan termasuk penistaan agama, namun hanyalah sebuah statemen yang terpotong dan beredar di masyarakat sehingga menimbulkan kemarahan.

Load More