SuaraJogja.id - Salah satu pejuang Pepera Papua, Ramses Ohee (91), salah satu pejuang meninggal dunia pada Senin (30/5/2022) sekitar pukul 12.08 WIT. Sempat dirawat sejak Selasa (24/5/2022), ia mengembuskan napas terakhir di RS Dian Harapan Waena, Jayapura, Papua.
Dikutip dari ANTARA, Pepera, singkatan dari Penentuan Pendapat Rakyat (Papua), dilaksanakan tahun 1969 yang hasilnya Irian Jaya saat itu tetap bergabung dengan NKRI.
Kapolda Papua Irjen Pol Mathius Fakhiri menyampaikan dukacita mendalam atas meninggalnya tokoh yang selama ini turut serta mempertahan Papua dalam NKRI.
"Saya pribadi memang baru beberapa kali bertemu sejak menjadi Kapolres Jayapura namun selaku anak Papua bangga dengan kehadiran beliau yang senantiasa menjaga memberikan wejangan untuk menjadi pemimpin di Tanah Papua dan bisa rangkul semua pihak," ungkap Irjen Pol Fakhiri di Jayapura, Senin.
Diakui, selaku anak Papua bangga karena memiliki orang tua yang selalu mengayomi seluruh generasi dan tidak pernah mengajarkan untuk bersebelahan.
"Mudah-mudahan seluruh generasi Papua dapat meneladani apa yang sudah diajarkan almarhum dengan membangun suatu kebersamaan untuk Papua yang lebih baik, " harap Kapolda Irjen Pol Fakhiri.
Danrem 172/PWY Brigjen TNI Izak Pangemanan secara terpisah mengaku sempat terkejut mendapat laporan meninggalnya tokoh pejuang sehingga generasi muda Papua diharapkan menjadi contoh.
"Kita kehilangan sosok yang selalu menyatakan Papua akan memiliki masa depan yang baik dalam NKRI, " ungkap Brigjen TNI Pangemanan mengutip kata-kata yang sering kali diucap almarhum.
Ramses Ohee sempat dirawat di RS Dian Harapan selain menjabat sebagai Ondoafi Waena juga Ketum Barisan Merah Putih (BMP) Papua. [ANTARA]
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Imigrasi Yogyakarta Kembali Gagalkan Keberangkatan 3 Pria Diduga Jemaah Haji Non-Prosedural
-
Jangan Asal Perluas! Pemda DIY Tuntut Sistem MBG Dibenahi Total Sebelum Masuk Kampus
-
Usulan Pahlawan Nasional Sultan HB II Menanti Persetujuan Keraton Yogyakarta hingga Presiden Prabowo
-
Harga TV Changhong dan Kelebihan yang Perlu Diketahui, Cek Sekarang di Blibli