Scroll untuk membaca artikel
Eleonora PEW
Sabtu, 04 Juni 2022 | 15:10 WIB
Aksi potong rambut pencetus Jogja Ora Didol, Dodok Putra Bangsa, di depan Balai Kota Yogyakarta, Sabtu (04/06/2022). pascapenangkapan mantan walkot Yogyakarta, Haryadi Suyuti, oleh KPK. - (Kontributor SuaraJogja.id/Putu)

Meski banyak hotel dan apartemen sudah berdiri akibat ulah Haryadi, kasus penangkapannya akan menjadi cermin atas akuntabilitas seluruh proses perizinan hotet atau apartemen oleh Pemerintah Kota Yogyakarta di tahun-tahun sebelumnya. Pengungkapan kasus-kasus lain pun harus terus diupayakan.

Kasus yang menimpa Haryasi pun menjadi pengingat kepada publik ada indikasi kuat kekuasaan korup di daerah istimewa. Apalagi proses dan capaian pembangunan di Yogyakarta tidak selalu berada pada jalan dan cara yang benar.

"Sebagai warga yang berdaya, upaya untuk mengawal kebijakan pembangunan dan penegakan hukum harus terus dilakukan," imbuhnya.

Kontributor : Putu Ayu Palupi

Baca Juga: Melihat Lokasi Pembangunan Apartemen Royal Kedhaton yang Libatkan Haryadi Suyuti, Rencana Dibangun 14 Lantai

Load More