Seorang dokter hewan dari Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, memeriksa mulut sapi apakah terindikasi terpapar penyakit mulut dan kuku (PMK). [ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif]
"Jalan tengahnya, kami di Sleman jika ada ternak gejala di karantina diberi vitamin. Rekan kami di Puskeswan ikut merawat. Wilayahnya kami disinfektan," imbuh Suparmono.
Kala ditanyai kondisi sembilan domba yang terkonfirmasi positif PMK tempo lalu, eks Panewu Cangkringan ini menyatakan bahwa ternak-ternak tersebut sudah sembuh.
Kontributor : Uli Febriarni
Berita Terkait
-
Kepolisian Tulungagung Razia Ternak Hingga 12 Juni, Kambing, Sapi, dan Kerbau Dilarang Masuk
-
Terlibat Penganiayaan di Holywings Jogja, Dua Oknum Anggota Polisi Diproses Hukum
-
Puluhan Sapi di Riau Positif Terpapar Penyakit Mulut dan Kuku
-
Pulang Pakai Jasa Ojol, Perempuan di Sleman Ini Mengaku Jadi Korban Pelecehan Seksual
-
Waspadai Wabah PMK Jelang Idul Adha, Kemenag DIY Imbau Masyarakat Selektif Pilih Hewan Kurban
Terpopuler
Pilihan
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Wishlist Steam Menumpuk? Ini 5 Cara Menyiasati Musim Diskon Besar
-
Sukses di Jogja, ZAP Fest 2026 Siap Sambangi 2 Kota Lain dengan Konsep Beauty, Music, dan Lifestyle
-
Simposium Khatulistiwa 2026 Refleksikan Etik Perawatan dalam Praktik Kuratorial Melalui Niti Rumat
-
Pembukaan Sawit Dicap Pemicu Karhutla, Lahan Terlantar Diklaim Justru Jadi Ancaman
-
Pungli Parkir Terus Berulang, Kabupaten/Kota Jogja Didesak Tak Sekadar Buat Aturan