SuaraJogja.id - Anya Geraldine mendadak berkicau di akun Twitternya menyinggung soal harga tiket masuk Candi Borobudur yang kini mahal. Dari Rp 50 ribu menjadi Rp 750 ribu.
Isi kicauan pemain Layangan Putus ini bukan seperti artis lain yang menyindir pemerintah atau mengkritik secara tegas, dia malah bikin netizen lain setuju.
Anya menganalogikan dirinya dengan harga tiket masuk Candi Borobudur itu.
"Emang harus jual mahal biar nggak disia-siain kayak Candi Borobudur," tulisnya.
Sontak saja netizen menyerbu akun Twitter Anya Geraldine @anyaselalubenar itu dan setuju dengan kicauan selebgram 26 tahun tersebut.
"Wow jleb," komentar netizen. "Dalem banget itu," celetuk netizen lain. "Wkwk bisa aja mbak anya nih," komentar yang lainnya. "Bener setuju banget sama Kak Anya," timpal netizen lain.
Sebelumnya pernyataan Menteri Luhut Binsar Pandjaitan ingin menaikkan tarif masuk Candi Borobudur menuai pro kontra. Karena banyak yang berpikir itu tak terjangkau untuk masyarakat lokal.
Hanya saja dijelaskan lebih lanjut, harga Rp750 ribu itu untuk naik ke area stupa candi. Sementara untuk masuk kawasan Candi Borobudur harga tiketnya masih sama yakni Rp50 ribu.
Alasannya karena banyak wisatawan yang kurang bertanggung jawab ketika berada di area stupa candi dan ditakutkan akan merusak. Sehingga pengunjung dibatasi.
Baca Juga: Diminta Segera Nikah, Anya Geraldine Ngegas: Apa yang Lo Cari dari Nikah Cepat-Cepat?
Namun kabar terbaru, Luhut mengurungkan niat untuk menyesuaikan harga Rp750 ribu ke stupa Candi Borobudur. Pihaknya menunda kebijakan tersebut setelah bertemu dengan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.
Kontributor : Tinwarotul Fatonah
Berita Terkait
-
Kenaikan Harga Tiket Candi Borobudur Akhirnya Ditunda, Ganjar dan Luhut 'Disoraki' Warganet
-
Perbandingan Tiket Candi Borobudur dengan 4 Wisata Dunia Lainnya, Lebih Mahal Mana?
-
Banjir Protes, Kenaikan Harga Tiket Candi Borobudur Akhirnya Ditunda
-
Upanat, Misi Keseimbangan antara Konservasi dan Pemanfaatan Candi Borobudur
-
Balai Konservasi Borobudur Setuju Kunjungan ke Candi Borobudur Harus Dibatasi, Ini Alasannya
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Jargas Digenjot Demi Ketahanan Energi, Antara Manfaat Belum Merata dan Kesiapan yang jadi Tantangan
-
BRImo Catat 49,7 Juta Pengguna, Transaksi Melejit Rp4.166 Triliun
-
Bukan Lomba, Ribuan Warga Jogja Bersih-bersih Kali Code Sembari Mural untuk Rayakan HUT RI ke-81
-
Pusat AI Resmi Beroperasi di UGM, Pemerintah Soroti Pentingnya Inovasi Berbasis Masalah Riil
-
Sembilan SPPG di DIY Terancam Ditutup Permanen, Satu SPPG Langganan Keracunan Ditutup