SuaraJogja.id - Timnas Indonesia akan menjalani laga perdananya di ajang Kualifikasi Piala Asia menghadapi tuan rumah Kuwait pada Rabu (8/6/2022) di Jaber Al-Ahmed International Stadium.
Dalam laga tersebut, akan tersaji duel dua pemain dengan nilai harga pasar termahal dalam skuad kedua negara. Terdapat nama Marc Klok dari Indonesia dan Yousef Nasser di skuad Kuwati. Kedua nama pemain tersebut merupakan pamain dengan nilai harga pasar termahal di dalam skuad negaranya.
Dilansir dari laman transfermarkt.co.id saat ini Marc Klok memiliki nilai pasar dengan harga mencapai Rp 7,28 Milyar sedangkan nilai pasar Yosef Nasser lebih tinggi di kisaran harga Rp 9,56 Milyar.
Dalam perjalanannya bersama timnas, Yosef Nasser lebih pengalaman daripada Marc Klok. Tercatat Yosef Nasser memulai debutnya bersama Timnas Kuwait sejak 10 Oktober 2009. Pemain yang saat ini membela klub Kuwait SC sudah mencatatkan 92 caps dan 42 gol bersama Kuwait.
Sementara pemain naturalisasi Indonesia, Marc Klok, baru melakoni debutnya bersama timnas senior pada 1 Juni 2022 saat melawan Bagladesh di FIFA Matchday kemarin. Namun selama karirnya menjadi pesepak bola profesional bersama beberapa klub yang dibelanya, Marc Klok sudah merasakan 4 gelar juara bersama beberapa klub yang pernah dibelanya.
Pertandingan Indonesia melawan Kuwait akan menjadi pembuktian bagi kedua pemain. Yousef Nasser akan diuji ketajamannya sebagai ujung tombak Kuwait, sementara Marc Klok diharapkan bisa mengatur ritme pertandingan di lini tengah skuad Garuda.
Netizen pun angkat suara dan memberikan kometar jelang Indonesia vs Kuwait yang di dalamnya akan tersaji duel dua pemain dengan nilai harga pasar termahal.
"Ya walau kalah harga pasar, seenggaknya nanti Klok bisa bawa Garuda menang Semoga," ungkap salah seorang netizen.
"Percuma mahal kalok kontrol dan pasing masi semerawut," kata netizen yang lain.
"Di liga wakanda banyak yg pemain mahal mahal , yg padahal teknik dasar nya aja msh blm bener makanya beraninya di zona nyaman mulu," kata netizen lainnya.
"Indonesia itu mainya 1 level sama Kuwait, Hanya berbeda indonesia tidak tau cara menang. bumbu2 pertandingan, mudah terprovokasi. Padahal lawan sudah habis bensin. Eh seringnya malah diladenin. Tapi semoga nanti tau cara menanglah," kata salah satu netizen.
Kontributor : Moh. Afaf El Kurnia
Berita Terkait
-
Egy Maulana Vikri Beri Suntikan Semangat untuk Pemain Timnas Indonesia: Percaya Mereka!
-
Tiga Tantangan yang Harus Dihadapi Timnas Indonesia di Laga Kontra Kuwait
-
Tanggapan Nadeo Hadapi Cuaca Panas di Kuwait saat Kualifikasi Piala Asia 2023
-
Jelang Laga Kuwait vs Timnas Indonesia, Shin Tae-yong Keluhkan Cuaca: Sangat Panas di Sini
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Yu Beruk Meninggal Dunia, Jogja Kehilangan 'Ratu Panggung'
-
Demi Asta Cita, BRI Group Pangkas Suku Bunga PNM Mekaar hingga 5%
-
7 Spot Romantis Valentine di Jogja AntiMainstream untuk Momen Tak Terlupakan
-
Ide Ngabuburit di Kota Yogyakarta, Festival Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta Bisa Jadi Pilihan
-
Kasus Korupsi Hibah: Saksi Ungkap Fee Rp3 Juta dan Pesan Menangkan Kustini Sri Purnomo