SuaraJogja.id - Orderan Fiktif atau palsu sering kali dialami oleh seorang driver ojek online (ojol). Tak sedikit pula driver ojol yang akhirnya harus menanggung kerugian akibat keisengan pelanggan tersebut.
Meski hal itu sering terjadi, sayangnya higga saat ini belum juga diketahui motif pasti dari pelaku untuk melakukan orderan fiktif tersebut.
Terbaru, kasus ordean fiktif belum lama ini dialami oleh empat orang driver ojol seklaigus. Orderan fiktif tersebut berupa 40 bungkus nasi goreng.
Peristiwa apes tersebut, dibagikan oleh akun Instagram @memomedsos pada Kamis (9/6/2022), yang memeperlihatkan sejumlah driver ojek online tampak lesu di pinggir sebuah taman dengan dikelilingi oleh puluhan bungkus nasi goreng yang terbungkus dalam plastik keresek berwarna merah.
Adapun kejadian ini direkam oleh seorang wanita yang diduga merupakan rekan sesama driver ojol tersebut dan menjadi viral di media sosial.
Kejadian itu bermula saat seorang pelanggan memesan 10 porsi nasi goreng kepada seorang driver ojol pada malam hari.
Ternyata tak diduga, datang 3 driver ojol lainnya yang membawa pesanan yang sama yakni 10 porsi nasi goreng yang diketahui dipesan oleh pelanggan yang sama. Jadi total pesanan pelanggan tersebut menjadi 40 porsi nasi goreng yang ia pesan dari 4 drover ojol yang berbeda.
Setelah pesanan telah siap diantarkan kepada pelanggan, mendadak pelanggan yang memesan nasi goreng tersebut menghilang dan sulit untuk dihubungi.
Dalam unggahan video yang dibagikan, tampak sejumlah driver ojol tengah berusaha menghubungi pelanggan tersebut. Namun tak kunjung mendapatkan jawaban.
Baca Juga: Viral Driver Ojol Kirim Chat Tak Senonoh ke Customer Perempuan, Ngadu ke Admin Malah...
"40 nasi goreng guys, orderan fiktif ini. Kita teleponin tapi gak diangkat-angkat," kata seorang wanita yang mengabadikan momen tersebut.
Wanita itu juga mengatakan dirinya ikut membantu driver ojol tersebut untuk menghubungi customer yang memesan 40 bungkus nasi goreng.
"Sudah bantu telepon, tapi gak diangkat-angkat juga," sebutnya.
Driver ojol tersebut tampak lesu melihat tumpukan puluhan bungkus nasi goreng yang telah dibelinya tersebut. Sementara hingga video berakhir driver ojol tersebut masih tetap berusaha untuk menghubungi pelanggan tersebut.
Tak hanya geram, unggahan video yang menampilkan sejumlah driver ojol mendapat orderan fiktif tersebut turut memancing kemarahan warganet.
"Orang kok suka mempermainkan nasib orang, dilihat aja dalam satu minggu yang mempermainkan mencret-mencret," tulis @kerisnya.
Berita Terkait
-
Kakek Antre Berobat Sampai Tak Kebagian Tempat Duduk, Raut Wajahnya Bikin Publik Iba
-
Viral Kasus Penodongan Kasir Minimarket di Cilacap, Warganet Malah Iba ke Pelaku, Ternyata Ini Sosoknya
-
Driver Ojol Paruh Baya Dapat Orderan Fiktif dari Orang Iseng, Netizen Ikut Simpati
-
Viral! Tiga Ojol Kena Orderan Fiktif Makanan dan Miras, Begini Kronologinya
-
Viral Ojol Kena Orderan Fiktif Nyaris Rp 1 Juta, Pembeli Tertawa Ngaku Cuma Mau Nipu
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jogja Fashion Week 2026: Panggung Kreativitas dan Regenerasi Desainer Muda
-
Bentangkan Merah Putih 1.000 Meter, Serukan Rakyat Masih Bersatu di Tengah Persoalan Bangsa
-
Hari UMKM Nasional, BRI Peduli Perkuat UMKM Desa Brilian melalui Pendampingan Berkelanjutan
-
Perusakan Makam Mertua Seniman Djaduk Berakhir Damai, Polisi Ungkap Alasan Juru Kunci
-
Prabowo Rombak Buku Pelajaran karena Font Kekecilan, Dewan Pendidikan DIY Sebut Tak Urgen