SuaraJogja.id - Video dugaan pencabulan yang dilakukan di sebuah mall di Jakarta viral di media sosial. Pelaku sempat dikejar ayah terduga korban.
Dari video yang diunggah akun @achietmokoginta terlihat seorang pria yang menggendong balitanya bergegas naik ke eskalator mall. Di depan dan belakangnya terlihat sejumlah petugas keamanan mall.
Sementara itu, terdengar suara dari balik video tersebut berteriak menunjuk seseorang yang diduga pelaku pencabulan.
"Nih orangnya nih," teriak orang itu diikuti suara seorang ayah yang diduga anaknya menjadi korban pencabulan yang juga meneriaki pria terduga pelaku.
"Nih salah satu bapak yang anaknya dicolek berani ngejar terus si orang itu," ucap orang di balik video itu lagi.
"Ayo ditahan dong. Itu orangnya lari terus tuh, dia udah nyolek anak-anak di bawah," ucapnya lagi meminta petugas keamanan mall untuk segera menyergap terduga pelaku itu.
Tak berapa lama, sejumlah petugas menghentikan langkah terduga pelaku dan merangkulnya untuk diamankan.
Terduga pelaku sempat berontak dan mengelak untuk diamankan.
Kembali si perekam video meneriaki terduga pelaku agar mengakui perbuatannya.
Baca Juga: Pemkab Banyuwangi Evaluasi Pesantren Tempat 6 Santri Korban Pencabulan, Ajak Kementerian Agama
"Eh jangan sembarangan kamu, kamu udah nyolek anak-anak di bawah, kamu pikir minta maaf aja cukup," tegasnya.
Berdasarkan keterangan yang menyertai video tersebut, kejadian dugaan pencabulan itu terjadi di Mall Bintaro. Pria terduga pelaku dituding melakukan aksi pencabulan ke beberapa anak yang ada di mall tersebut.
"Jaga anak kita yuk Kemaren rame di sebuah mall Bintaro ada seorang laki2 around 30an atau 40an nyolek nyolek bagian bawah perut ke beberapa anak anak yang ada di Mall. Akhirnya dikejar sama beberapa ortu dan satpam. Jangan menormalisasi dengan ah cuma nyolek doang," tulisnya.
Dalam beberapa video lainnya yang diunggah, terduga pelaku yang diamankan untuk dimintai keterangan di sebuah ruangan sempat memberi ancaman kepada perekam video yang meneriakinya. Pria tersebut mengancam akan membunuh si perekam video.
"Mana alamat lo, gw bunuh semua keluarga lo," ucap pria terduga pelaku itu.
Dari unggahan selanjutnya, disebutkan bahwa pria tersebut sudah beberapa kali melakukan tindakan pencabulan. Ia kerap berkeliaran di mall.
"Ternyata pelaku sering berkeliaran di mall bahkan sempet mau ngambil anak dari playground tapi alhamdulillah bisa digagalkan," tambahnya.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Pondok Aren Iptu Leo Licyano membenarkan peristiwa itu. Menurutnya, pelaku telah dibawa ke Polres Tangsel untuk dimintai keterangan lebih lanjut berkaitan kasus pelecehan anak.
"Semalam ke Polsek namun karena kasus pelecehan seksual terhadap anak maka diantarkan ke Polres Tangerang Selatan dan diterima oleh unit PPA Satreskrim," katanya saat di konfirmasi, Senin (27/6/2022).
Berita Terkait
-
Pelaku Pencabulan Bocah di Gresik Diringkus, Ekspresi Tersenyum Saat Digiring Polisi Banjir Kecaman
-
Sudah 2 Tahun Kasus Pencabulan Ditangani Polisi Surabaya, Terduga Pelaku Masih Berkeliaran
-
6 Santri Jadi Korban Pencabulan Pengasuh Ponpes, Begini Respons PCNU Banyuwangi
-
Pemkab Banyuwangi Evaluasi Pesantren Tempat 6 Santri Korban Pencabulan, Ajak Kementerian Agama
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
BRI Debit FC Barcelona Hadir Dengan Keuntungan Eksklusif Bagi Nasabah
-
Yu Beruk Meninggal Dunia, Jogja Kehilangan 'Ratu Panggung'
-
Demi Asta Cita, BRI Group Pangkas Suku Bunga PNM Mekaar hingga 5%
-
7 Spot Romantis Valentine di Jogja AntiMainstream untuk Momen Tak Terlupakan
-
Ide Ngabuburit di Kota Yogyakarta, Festival Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta Bisa Jadi Pilihan