SuaraJogja.id - Meskipun tumbang di tangan Harmony Tan pada babak pertama Wimbledon, Serena Williams tak mau membahas pensiun. Ia menandaskan malah termotivasi untuk bermain dalam US Open akhir tahun ini.
"US Open adalah tempat saya memenangkan Slam pertama saya, turnamen itu sangat spesial. Pasti motivasinya besar untuk semakin baik dan bermain di kandang sendiri," kata petenis Amerika Serikat berusia 40 tahun itu seperti dikutip AFP.
Williams kalah dalam pertandingan tunggal pertamanya selama satu tahun setelah menyerah 7-5, 1-6, 7/6 (10/7) kepada petenis non unggulan Harmony Tan yang berperingkat 115 dunia.
Juara Grand Slam 23 kali yang mengawali debutnya di All England Club pada 1998 itu menolak berandai-andai kembali ke Wimbledon tahun depan.
“Saya hanya bermain untuk saat ini. Saya merasakan apa yang saya rasakan dan berangkat dari sana," sambung dia. [ANTARA]
Berita Terkait
-
Tumbang di Babak Pertama Wimbledon, Serena Williams Tak Mau Bahas Pensiun
-
Top 5 Sport: Rionny Mainaky Minta Pemain Jangan Gentar di Malaysia Open 2022
-
Kemenangan Stefanos Tsitsipas di Mallorca Open Tepis Keraguan Banyak Orang
-
Kesampingkan Cedera, Emma Raducanu Penuh Semangat Main di Wimbledon
-
Larangan US Open Buat Novak Djokovic Kian Termotivasi di Wimbledon 2022
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Penetapan Tersangka Raudi Akmal Dipertanyakan, Kuasa Hukum Singgung Putusan Pengadilan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Kades Curhat Harus Urus Kopdes hingga Program Lain Terabaikan, Ratusan Mahasiswa Geruduk DPRD DIY
-
Ars Longa: Generatio, Awal Trilogi ARTJOG Bicara soal Warisan Luka
-
Geger di Lintasan Mandiri Jogja Marathon, Insiden Marshal dan Ajudan Danrem Berakhir Damai