Sembari menunggu kebijakan resmi diterapkan di SPBU Kabupaten Sleman, pihaknya menyiapkan upaya preventif.
"Menjaga stok ketersediaan bahan bakar terutama pertalite, itu pasti. Agar tidak kehabisan. Apalagi kan sempat yang pengendara motor juga mengira kalau mereka juga harus membeli dengan MyPertamina," ungkapnya.
Sementara itu, di SPBU 44.555.18 Pedak, Kalurahan Sinduharjo, Kapanewon Ngaglik, stok Pertalite justru habis di antrean kanopi bagi pemotor. Stok Pertalite baru akan dikirim kembali esok hari.
Menurut Staff Administrasi SPBU setempat, Septi, habisnya Pertalite bukan karena imbas dari adanya ketakutan pelanggan, atas penerapan MyPertamina untuk membeli Pertalite bagi pengendara roda empat.
Baca Juga: Pemkab Sleman dan Para Sesepuh Kelompok Jalani Mediasi Pascakerusuhan di Babarsari
"Karena di sini belum menerapkan kebijakan itu," tambahnya.
Ia menduga, pembelian pertalite meningkat karena memang saat ini penjualan sedang tinggi pascapandemi. Selain itu, libur panjang turut menyebabkan Pertalite lebih cepat habis ketimbang hari biasa.
"Liburan tiga hari bisa meningkat sampai 100 persen. Peningkatan penjualan yang paling terlihat terutama pada Solar ya. Satu kendaraan bisa isi sampai Rp1,5 juta," bebernya.
Terkait kebijakan pembelian Pertalite menggunakan MyPertamina, pihaknya mengaku belum benar-benar memahaminya. Karena hingga saat ini belum ada sosialisasi mendetail mengenai kebijakan tersebut.
Ia hanya berharap, pelaksanaan program ini bisa berjalan lancar, demikian juga stok Pertalite terjaga.
Baca Juga: Sri Sultan HB X Minta Polisi Tindak Tegas Pelaku Kerusuhan di Babarsari Sleman
Asisten Sekretaris Daerah Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sleman Budihardjo mengungkap, pihaknya telah mendapat penjelasan dari Pertamina mengenai kebijakan ini.
Berita Terkait
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Libur Singkat, Ini Momen Bek PSS Sleman Abduh Lestaluhu Rayakan Idulfitri Bersama Keluarga
-
Serambi MyPertamina Siapkan Porter Gratis di Bandara Ngurah Rai
-
Gustavo Tocantins Beri Sinyal Positif, PSS Sleman Mampu Bertahan di Liga 1?
-
Dibayangi Degradasi, Pieter Huistra Bisa Selamatkan Nasib PSS Sleman?
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Diserbu 110 Ribu Penumpang Selama Libur Lebaran, Tiket 50 Perjalanan KA YIA Ludes
-
Kilas DIY: Bocah Jabar Nekat Curi Motor di Bantul hingga Penemuan Mayat di Sungai Progo
-
Jalur Selatan Alami Lonjakan, Polres Kulon Progo Lakukan Buka Tutup Jalur Utama
-
Okupansi Hotel Anjlok 20 Persen di Momen Lebaran, Permintaan Relaksasi PHRI Tak Digubris Pemerintah
-
Gembira Loka Zoo Hadirkan Zona Cakar, Pengalaman Baru untuk Pengunjung Berjalan Bersama Satwa Buas