SuaraJogja.id - Timnas Indonesia U-19 dipastikan tidak lolos ke babak semifinal Piala AFF U-19 2022 meski pada pertandingan terakhir anak asuh Shin Tae-yong berhasil membantai lawannya Myanmar dengan skor telak 5-1 di Stadioan Candrabhaga (10/7/2022).
Kegagalan Timnas Indonesia U-19 untuk melaju ke babak semifinal Piala AFF U-19 2022 tak lepas dari hasil dari laga Vietnam U-19 vs Thailand U-19 yang bermain imbang dengan skor 1-1. Meski sama-sama mengoleksi poin 11 namun skuad Garuda kalah akan hal head to head pertandingan dari Vietnam dan Thailand.
Melihat kesedihan anak asuhnya karena gagal melaju ke babak semifinal Piala AFF U-19 2022, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan memberikan pesan moral kepada punggawa Garuda Nusantara melalui akun Instagram pribadinya @mochamadiriawan84.
"Tegakkan kepala kalian Timnas Garuda Muda! Perjuangan kalian sampai di titik ini, bukanlah hal yang sia-sia. Jadikan momen ini sebagai pelajaran untuk bangkit di ajang yang akan datang. Semi-final memang belum menjadi rezeki kita, namun saya bangga akan perjuangan kalian sampai akhir, terima kasih Timnas Garuda Muda," tulis Iwan Bule sapaan akrab Muchamad Iriawan.
Kegagalan Timnas Indonesia U-19 untuk melaju ke babak semifinal Piala Asia U-19 2022 bukanlah tanpa sebab. Berikut 3 fakta utama yang dapat menyebabkan anak asuh Shin Tae-yong gagal lolos ke babak semifinal Piala AFF U-19 2022.
1. Telat Panas
Bukan rahasia umum lagi jika setiap pertandingan pertama yang dilakoni oleh Timnas Indonesia selalu menunjukkan permainan yang kurang maksimal. Hal itu kerap terjadi, bahkan bukan hanya di kelompok umur melainkan di tim senior juga.
Pada pertandingan pertama saat melawan Vietnam U-19, skema permainan skuad Garuda Nusantara tidaklah maksimal. Anak asuh Shin Tae-yong tidak bisa memanfaatkan kelelahan lawan di 10 menit terakhir waktu normal. Skor imbang tanpa gol pun tersaji di penghujung pertandingan.
2. Cederanya Marselino Ferdinan
Baca Juga: Kecewa dengan Permainan Thailand dan Vietnam, PSSI akan Protes ke AFF: Kami Cukup Dirugikan!
Cedera hamstring yang dialami Marselino Ferdinan saat lawan Thailand U-19 juga menjadi salah satu faktor kegagalan Timnas Indonesia U-19 untuk melaju ke babak semifinal Piala AFF U-19 2022. Garuda Nusantara dipaksa untuk meraih hasil imbang untuk yang kedua kalinya dalam babak penyisihan Grup A.
Padahal jika dilihat dari statistik pertandingan pada babak pertama saat lawan Thailand, anak asuh Shin Tae-yong berpeluang untuk mencetak gol di babak kedua dan memenangkan pertandingan.
Namun cederanya Marselino Ferdinan di babak kedua membuat pola permainan Ronaldo Kwateh dkk. kurang atraktif, mereka lebih mengandalkan bola-bola panjang. Pemain yang menggantikan Marselino Ferdinan tidak bisa menjadi pelapis jendral lapangan tengah yang mampu mempertahankan pola permainan laiaknya babak pertama.
3. Laga Vietnam U-19 vs Thailand U-19 Disinyalir Main Mata
Sebenarnya Timnas Indonesia U-19 sudah memastikan satu kakinya ke babak semifinal Piala AFF U-19 2022 usai menutup babak pertama lawan Myanmar dengan skor 4-1. Sementara pada pertandingan yang berlangsung secara bersamaan Vietnam dan Thailand menutup babak pertama dengan skor imbang tanpa gol.
Namun di menit 70-an Vietnam dan Thailand saling berbalas gol, skor 1-1 menjadi akhir pertandingan dan memutus harapan Timnas Indonesia untuk melaju ke babak seimifinal Piala AFF U-19.
Berita Terkait
-
Tersingkir di Fase Grup karena Regulasi 'Aneh', Timnas Indonesia U-19 Akan Jalani TC di Eropa
-
Apa itu Head to Head? Aturan yang Membuat Indonesia Tersingkir dari AFF meski Menang Besar
-
Timnas Indonesia U-19 Tersingkir Menyakitkan, Media Vietnam: Mereka Harus Salahkan Diri Sendiri
-
Potret Pedihnya Para Pemain Timnas U-19 Tersisih di Piala AFF Karena Regulasi
-
3 Keuntungan Apabila Indonesia Keluar dari Keanggotaan AFF
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Media Israel Sindir Presiden Prabowo: Setahun Lalu Dukung Kami Sekarang Teriak Free Palestina
Pilihan
-
Miras Oplosan Tewaskan 4 Orang di Cianjur, 2 Korban Masih Kritis
-
Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
-
KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
-
KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi
Terkini
-
4 Atlet Junior Padel DIY Tembus Seleksi Timnas KU-18, Buktikan Bakat Tak Kenal Latar Belakang
-
Jogja Disesaki Ratusan Kampus, Tapi Tambang Ide Belum Banyak Terserap Masyarakat
-
11 Bangunan Lama Diratakan dengan Tanah, Wajah Stasiun Lempuyangan Mulai Diubah
-
Perkuat Portofolio, BRI Wealth Management Ungkap Strategi Diversifikasi Investasi Syariah
-
Hanung Bramantyo Bawa Sejarah Kelam 1965 Lewat Film Horor Lobang Buaya, Berharap Buka Ruang Diskusi