SuaraJogja.id - Cerita menarik terkait hewan kurban saat Hari Raya Idul Adha tiap tahunnya selalu bertambah, mulai dari momen sedih perpisahan pemilik dengan peliharaannya hingga hewan kurban yang tiba-tiba mengamuk saat hendak di sembelih.
Seperti dalam sebuah insiden seekor sapi yang hendak dikurbankan mendadak lepas kendali dan ngamuk hingga terlibat aksi kejar-kejaran dengan warga di Klaten, Jawa Tengah.
Insiden ini mendadak viral di media sosial setelah diunggah akun @sedulur_solo pada Minggu (10/07/2022).
Dalam rekaman video yang diambil oleh seorang pengemudi mobil ini, tampak seekor sapi berwarna putih dan berukuran besar tengah melenggang di tengah jalan raya.
Diduga sapi kabur dari pengawasan panitia penyembelihan hewan kurban saat hendak di sembelih.
Tak hanya itu, tampak sapi tersebut berlari memenuhi jalan yang saat itu tengah dalam kondisi lumayan ramai oleh sejumlah kendaraan yang melintas. Akibatkan sejumlah kendaraan terpaksa berhenti.
Berdasarkan keterangan dalam unggahan, kejadian tersebut berawal saat sapi tersebut hendak dirobohkan dengan cara mengikatkan sejumalah tali di badan sapi tersebut.
Sementara, tali pengikat hidung sapi disambungkan dengan tali lainnya, kemudian dikaitkan ke tiang bangunan dengan tujuan agar sapi tidak mudah lepas.
Saat sapi berhasil di robohkan, tanpa disadari oleh warga, salah satu tali terputus hingga membuat si sapi rersebut dapat berdiri kembali dan langsunh kabur.
Baca Juga: Parah Banget, Jemaah Satu Musala Gagal Kurban Gegara Ditipu Penjual Ternak
Adapun sapi kabur melalui bagian belakang kantor DPD LDII , melewati pintu samping dan berlari ke jalan kampung. Sapi itu berlari ke ruas Jl. Mayor Sunaryo atau ruas jalan di belakang Masjid Agung Al Aqsha Klaten.
Wargapun yang melihat hal tersebut langsung mengejar sapi tersebut.
Alhasil aksi kejar-kejarand dengan sapi itu hingga memakan waktu hampir 1 jam itu, berakhir di pekarangan rumah warga. Sapi berhasil dijinakkan setelah dibantu warga setempat dengan cara yang terbilang unik yakni mendatangkan seekor sapi betina.
Setelah didekatkan sapi betina, sapi jantan itu mulai jinak. Peluang tersebut digunakan untuk menangkap sapi tersebut. Sapi jenis benggala itu lantas disembelih di pekarangan rumah warga yang bersebelahan dengan PN Klaten.
Adapun hingga Senin (11/07/2022), unggahan video viral tersebut telah ditayangkan sebanyak lebih dari 4 ribu kali dan telah disukai sebanyak 116 kali.
TONTON VIDEONYA DI SINI.
Berita Terkait
-
Parah Banget, Jemaah Satu Musala Gagal Kurban Gegara Ditipu Penjual Ternak
-
Mamah Dedeh Bahas Pamer Hewan Kurban di Medsos, Irfan Hakim Merasa Tersindir!
-
Duh Kasihan, Kambing Kurban di Riau Ada Bayinya Bikin Geger: Ketahuan saat Dibelah
-
Heboh Sapi Kurban Ngamuk Keluarkan Tendangan Maut: Ada Dendam Kusumat Sepertinya
-
Geger Penipuan Hewan Kurban di Bukittinggi, Polisi Kejar Penjual Ternak
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Jogja Dibanjiri Event, Pelaku Industri Kreatif Diingatkan Jangan Ganggu Aktivitas Warga
-
Yogyakarta Jadi Magnet Turis Asing, 126 Ribu WNA Gunakan Kereta Sepanjang Semester I 2026
-
Efisiensi Anggaran Pertahanan Diusulkan, Pakar Ingatkan Jangan Korbankan Kesiapan Alutsista
-
Menteri LH Akui Negara Kecolongan, Siap Tindak Tegas Perusak Alam Usai Berguru ke Sultan Jogja
-
SD Negeri Banyak yang Kekurangan Murid, Pemerintah Siapkan Opsi 'Regrouping'