SuaraJogja.id - Tahun ajaran baru sudah dimulai. Para siswa yang liburan sudah harus kembali bersekolah, termasuk mereka yang baru saja lulus dan akan melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya.
Tidak sedikit orang tua dan anggota keluarga yang membagikan momen masuk hari pertama sekolah. Seperti yang dilakukan oleh pemilik akun @yn_nta yang mengunggah video sang adik di TikTok hari Selasa (12/7/2022) lalu.
Diketahui dari video tersebut sang adik baru saja lulus SD dan masuk ke SMP. Video direkam saat sang adik masuk di hari pertama Masa Orientasi Sekolah (MOS). Tidak hanya sang adik, terlihat juga murid-murid lainnya yang berdatangan masuk gerbang sekolah.
Namun, berbeda dengan murid-murid yang lain, tubuh sang adik terlihat sangat kecil. Ia tampak lebih pendek dan mungil saat berjalan bersisian dengan murid yang lain. Ia benar-benar seperti anak TK.
“Nganter adek pergi MOS SMP. Takut adek gua dibully karena kecil banget kek anak TK,” tulis sang kakak @yn_nta pada video tersebut.
Terlihat juga di dalam video ukuran tas ransel sang adik yang lebih besar daripada tubuhnya. Bagian bawah tas ransel berwarna biru terang itu bahkan mencapai lutut sang adik. Warganet lantas merasa lucu melihat sang adik.
“LUCU BGT WOY KAYAK ANAK 3 TAHUN TRS TUING TUING TASNYA,” tambah @kyujinmizxx.
“Aaa kemarin sy liat pas upacara pembukaan mpls cute bngt,” tulis @sdsrspygyy.
Beberapa warganet juga merespons dengan harapan sang adik mendapat teman-teman yang baik selama bersekolah. Doa tersebut lantas diamini oleh sang kakak. Karena katanya sang adik sudah jadi perhatian semenjak masuk hari pertama.
Baca Juga: Dibully karena Disleksia, Bintang Darmawan Kini Bangga Jadi Penyanyi
“Semoga dapet temen-temen yg baik-baik deh,” tulis @cedricc211.
“Aamiin, soalnya pertama kali masuk sekolah aja banyak yg liatin.. tapi pasti nanti tumbuh tinggi yak,” tulis @yn_nta membalas komentar @cedricc211.
Karena ukuran tubuhnya yang super kecil itu beberapa warganet juga ada yang berkomentar dengan nada khawatir. Mereka menyarankan agar sang adik diperiksa ke dokter untuk membantu pertumbuhannya.
“Kak sebaiknya konsultasi ke dokter, soalnya, kalo perempuan tinggi batas usia bisa bertambah itu paling dekat, sebelum terlambat kak,” tulis @gnngop memberi saran.
“Ternyata aku tidak sendiri di smp aku paling kecil. Pengen ketemu adek nya pengen curhat tentang badan kecil. Jadi kecil gak enak tau, cape banget,” tulis @nindiamalia12.
Berita Terkait
-
Siswa SD Dan SMP di Palembang Mulai Pembelajaran Tatap Muka 100 Persen, Hari Ini
-
Masih SMP, Bocah ini Beli Logam Mulia Kecil-kecil Diduga untuk Investasi, Tuai Pro Kontra
-
Kisah Khoirul Siswa Tunggal Kelas 1 SDN Jalen Ponorogo, Hanya Berteman Sepi..
-
Kadisdikbud Kota Bontang Soroti Iuran Renovasi Kantin SMP Negeri 1 Bontang
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Lima Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, Muhammadiyah Minta Pencarian Gunakan Teknologi Terbaru
-
Heboh LHKP Muhammadiyah Cap Program MBG Haram, Haedar Nashir Buka Suara
-
Jelang Tanwir ke-114, Muhammadiyah Sentil Masalah Bangsa Menumpuk, Elite Tak Gerak Cepat
-
Dana Desa Dipangkas untuk Kopdes Merah Putih, Banyak Lurah Takut Masuk Penjara, DIY Andalkan Danais
-
Konsumsi Daging di Jawa Menggila, Ternak Terbatas, Selandia Baru Siap Ekspor Sperma Sapi ke Jogja