SuaraJogja.id - Kasus Covid-19 di Kabupaten Bantul terkonfirmasi bertambah 12 orang dengan total kasus aktif sebanyak 38 orang menjalani isolasi. Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul mencatat total akumulasi Covid-19 selama pandemi sebanyak 73.987 dengan jumlah sembuh 72.235, meninggal dunia 1.714, dan isolasi 38.
Paparan Covid-19 yang masih ada di Kabupaten Bantul juga disebabkan masih rendahnya capaian vaksinasi tahap 3 atau vaksinasi booster. Kasi Surveilans dan Imunisasi Bidang Pengendalian dan Pencegahan Pencegahan Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul, Elina Chrisniati, mengatakan hingga saat ini total cakupan vaksinasi tahap 3 masih sebesar 27,11 persen.
"Total vaksinasi tahap 3 masih 207.926 orang dari target total 767.047 orang, ini artinya masih sedikit masyarakat yang melakukan vaksin booster" terang Elina, Kamis (14/7/2022).
Terkait hal tersebut, Dinkes Bantul menargetkan vaksin untuk masyarakat rentan sebanyak 474.098, remaja 84.305, anak-anak 83.637, lansia 114.805, petugas publik 88.004, dan SDM kesehatan 5.835.
Karena kurangnya kesadaran masyarakat, Dinas Kesehatan terus berupaya menggenjot masyarakat untuk melakukan vaksin booster guna menekan angka penambahan Covid-19 aktif.
"Kesadaran masyarakat untuk vaksin booster masih kurang karena mengira sudah cukup sampai vaksin ke 2 saja," katanya.
Sementara merinci penyebaran kasus Covid-19 di Bumi Projotamansari pada 13 Juli 2022 lalu, Satgas Penanganan Covid-19 Bantul mencatat terdapat 12 warga terkonfirmasi Covid-19.
Sebanyak 11 orang diantaranya sudah menjalan isolasi untuk pemulihan dengan total pasien-pasien sebelumnya berjumlah 38 orang. Sedangkan satu orang dinyatakan sembuh.
Dari 12 yang terkonfirmasi, Kapanewon Kasihan, Banguntapan dan Bambanglipuro yang paling banyak menyumbang pasien Covid-19. Masing-masing sebanyak tiga orang.
Baca Juga: Mengenal COVID-19 Varian BA.5 dari Keluarga Omicron, Cepat Menyebar Tapi Tidak Parah
Sementara Kapanewon yang tercatat adanya kemunculan kasus Covid-19 pada 13 Juli 2022 antara lain, Sanden (1), Bantul (1), Jetis (1).
Berita Terkait
-
Masuk Zona Merah, Pemerintah Wajibkan Vaksin Booster
-
Alert! WHO Mulai Ketar Ketir Lihat Peningkatan Kasus dan Kematian Akibat Covid-19 di Dunia
-
PT LIB Rencanakan Kompetisi Liga 1 Hanya Dihadiri yang Sudah Divaksin Booster, Termasuk Suporter?
-
Jalur Khusus untuk Siswa Yatim Akibat Covid-19 di Sekolah Favorit Jateng, Ini Kisahnya
-
Virus Corona Ngamuk Lagi, Ingat Lagi Cara Agar Tidak Tertular
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
UPN Jogja Sebut Belum Ada Tawaran Resmi Kelola MBG, Pilih Fokus Ketahanan Energi
-
Revisi UU Pemilu Tertahan di Legislatif, Akademisi Sebut Sekadar Tambal Sulam
-
Anggaran BOSDa DIY 2026 Dipangkas Rp9 Miliar, Sekolah Kecil Terancam Tak Mampu Beroperasi
-
Diduga Kelelahan dan Serangan Jantung, Satu Jamaah Haji Asal Kulon Progo Wafat di Mekkah
-
Hari Ini, BRI Bayar Dividen Para Investor