SuaraJogja.id - Kepala Bidang Pencegahan Pengendalian Penyakit dan Pengelolaan Data dan Sistem Informasi Kesehatan Dinkes Kota Yogya, Lana Unwanah memastikan pelayanan vaksinasi booster Covid-19 masih dilakukan di Puskesmas. Hal ini guna memudahkan masyarakat untuk mengakes vaksin Covid-19 tersebut.
"Puskesmas itu masih kok (melayani vaksin booster). Jadi rata-rata seminggu 1 kali Puskesmas. Ada yang hari Kamis, ada yang Jumat-Sabtu gitu sesuai dengan kesanggupannya," ujar Lana kepada awak media, Selasa (19/7/2022).
Disampaikan Lana, pelayanan vaksinasi Covid-19 masih akan terus dilakukan. Menyesuaikan dengan imbauan dari pemerintah pusat terkait dengan booster yang juga menjadi syarat perjalanan dan akses ke ruang-ruang publik lain.
Selain itu pihaknya juga tengah berkoordinasi untuk persiapan membuka lagi sentra vaksinasi di Kota Jogja. Saat ini pengumpulan data masih terus dilakukan.
"Artinya kita tidak hanya buka tanpa kita punya data tapi warga-warga yang ada KTP dan domisili di wilayah-wilayah itu baru kita coba plotkan yang sudah vaksin 2 tetapi belum booster. Nah ini baru kita siapkan datanya," ungkapnya.
Lana tidak memungkiri bahwa animo masyarakat terkait dengan vaksinasi booster mulai menurun. Sehingga sejumlah sentra vaksinasi milik Pemkot Joga pun telah ditutup.
"Kemarin pertengahan Juni di Pemkot udah mulai agak sepi itu. Kalau dari data sebenarnya masih banyak yang belum. Cuma karena waktu itu belum diwajibkan jadi kita buka terlalu sepi," ujarnya.
Terkait data pasti untuk orang yang belum menerima vaksin booster di Kota Jogja, Lana mengatakan masih menunggu pengumpulan lebih lanjut dari Kominfo. Nantinya setelah data itu terkumpul dimungkinkan sentra vaksinasi di Pemkot Jogja akan kembali dibuka.
"Nanti kalau kominfo udah siap datanya kita akan mungkin rapat daring dengan Kemantren dan Puskesmas. Setelah itu mungkin nanti kita akan buka lagi di Pemkot. Tapi rencana sih enggak sebesar waktu itu," ucapnya.
Baca Juga: Kisah Ndalem Mijosastran, Dulu Dibakar Belanda Kini akan Digusur Proyek Tol Jogja-Bawen
Berita Terkait
-
Booster Keempat Vaksin AstraZeneca 73% Efektif Melawan Varian Omicron, Begini Penjelasannya
-
Syarat Masuk Mal dan Perkantoran di Jakarta Terbaru, Wajib Vaksin Booster!
-
Arti Warna Pedulilindungi Terbaru, Hijau Khusus yang Sudah Vaksin Booster
-
Satgas IDI Minta Warga Segera Vaksin Booster: Kalau Terinfeksi COVID-19 Akan Jauh Lebih Ringan
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
Pilihan
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
Terkini
-
Nasib Anak Difabel DIY Masih Bergantung Bantuan Luar Negeri, Alat Bantu Pun Tak Ditanggung BPJS
-
Sikapi Tekanan Ekonomi, Pengamat Sebut Probabilitas Terjadinya '98 Jilid 2' Masih Rendah
-
Polda DIY Periksa Lima Saksi dalam Kasus Dugaan Malapraktik RSUD Prambanan
-
Diduga Terpeleset saat Tunggu Sunrise, Dua Remaja Tewas Tenggelam di Embung Kaliaji
-
Sentilan Sri Sultan HB X di Forum Jawa-Bali: Pusat Hanya Beri Teori Makro, Daerah Harus Mandiri