SuaraJogja.id - Dewi Perssik sudah tidak bisa menahan emosinya lagi melihat beberapa curhatan mantan suaminya, Angga Wijaya yang terkesan selalu pencitraan dan seolah dirinya yang salah.
Pedangdut yang akrab disapa Depe itu bahkan mengungkapkan isi hatinya secara live di acara TV yang dibawakannya.
Sambil menangis, Dewi Perssik mengatakan kalau Angga Wijaya tidak pernah memberikan nafkah materi untuk dirinya. Sementara itu, dia sudah memberikan segalanya baik harta dan jiwa raganya sepenuhnya pada Angga saat menjadi suaminya.
"Sekarang lu tega-teganya sama gue. Lu nggak pernah nafkahin gue. Lu beliin bunga 4 juta, lu bilang itu mahal. Sedangkan gue memberikan apapun bahkan jiwa raga gue serahkan ke suami gue," ucapnya meledak-ledak.
Depe kemudian menegaskan kalau dirinya sebenarnya tidak menuntut uang dari Angga Wijaya. Dia hanya ingin mantan suaminya itu berhenti pencitraan.
"Gue nggak menuntut duit, tapi plis stop pencitraan di mana-mana. Lu bilang gue melarang elu untuk syuting," ucapnya.
Perempuan 36 tahun itu kemudian membeberkan kalau selama ini sudah memberikan fasilitas untuk Angga Wijaya agar dirinya bisa tetap bekerja sehingga tak dipandang hina oleh orang lain.
Dewi Perssik juga jadi menyinggung pernah memberikan uang sebesar Rp1 miliar pada Angga Wijaya untuk bisnis. Namun dia tidak tahu uang itu ke mana karena tidak ada hasilnya.
Sekali lagi, Depe menegaskan Angga untuk tidak menjelek-jelekkan namanya. Dia sampai mengancam akan membongkar bukti lain kalau sampai Angga tak berhenti pencitraan.
Baca Juga: Tilap Duit, Dewi Perssik Pikir-pikir Polisikan Angga Wijaya
"Gue bakal bongkar bukti lain selama ini saat lu nyakitin gue," ucap Dewi Perssik sambil menahan air mata.
Video Dewi Perssik marah-marah ke Angga Wijaya saat live di TV itu pun kemudian viral dan diunggah beberapa akun gosip pada Kamis (4/8/2022).
"Sakit banget pasti," tulis akun gosip @rumpi_gosip.
Beragam komentar netizen muncul melihat video Dewi Perssik. Ada yang seolah memahami isi hati Depe, namun tak jarang yang mencibir.
"Mami Depe bukan orang yang suka ngomong bohong apalagi pencitraan," komentar netizen.
"DP wajar marah, Angga duluan yang banyak ngomong di media dan di podcast, DP kalau nggak di duluin ngomong ini itu aku yakin dia bakalan diem nggak kaya sekarang," kata netizen lainnya.
Berita Terkait
-
Uangnya Digelapkan, Dewi Perssik Berniat Polisikan Angga Wijaya: Minta Maaf Atau Pengadilan Menentukan!
-
Viral Tutorial Masak Lauk Simpel Malah Dibikin Ribet, Publik Auto Emosi: Mempersulit Diri
-
Viral Video Dewi Persik Melabrak Angga Wijaya Karena Tanda Tangan Atas Namanya
-
3 Cara Jitu Berhenti Kecanduan Main Game yang Bisa Kamu Terapkan
-
Baru Pacaran, Barbie Kumalasari dan Saipul Jamil Bubar!
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
Pilihan
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
Terkini
-
Nasib Anak Difabel DIY Masih Bergantung Bantuan Luar Negeri, Alat Bantu Pun Tak Ditanggung BPJS
-
Sikapi Tekanan Ekonomi, Pengamat Sebut Probabilitas Terjadinya '98 Jilid 2' Masih Rendah
-
Polda DIY Periksa Lima Saksi dalam Kasus Dugaan Malapraktik RSUD Prambanan
-
Diduga Terpeleset saat Tunggu Sunrise, Dua Remaja Tewas Tenggelam di Embung Kaliaji
-
Sentilan Sri Sultan HB X di Forum Jawa-Bali: Pusat Hanya Beri Teori Makro, Daerah Harus Mandiri