SuaraJogja.id - Respon Wamenkumham Edward Omar Sharif Hiariej saat dimintai komentarnya terkait kasus Brigadir J mendapat tanggapan pedas dari politisi Fadli Zon.
Dalam video singkat yang diunggah akun Twitter Narasi, Wamenkumham Edward Omar Sharif Hiariej terlihat sedang melangkah keluar ruangan usai mengikuti debat terkait RKUHP.
Tak berapa lama, sejumlah wartawan terlihat mencegatnya untuk dimintai komentar terkait kasus Brigadir J, yang terkini menyeret perwira tinggi Polri Irjen Ferdy Sambo.
"Pak terakhir pak terkait Sambo mungkin ada tanggapan," tanya salah seorang wartawan.
"Wah gila loo," ucap Wamenkumham sembari melangkah menuju mobil yang sudah ada di lobi.
Video singkat itu nyatanya mendapat perhatian dari politisi Gerindra Fadli Zon.
Lewat kicauannya di Twitter, Fadli Zon menyebut respon Wamenkumham tersebut sebagai sesuatu yang tidak bertanggung jawab.
"Respon Wamenkumham ini tak bertanggung jawab n tutup mata atas kejahatan yang terjadi. Saya apresiasi yang dilakukan Kapolri @ListyoSigitP berani membongkar walau korps sendiri," tulisnya.
Kicauan Fadli Zon pun mendapat tanggapan sejumlah netizen.
Baca Juga: Roy Suryo Jadi Tersangka Meme Stupa Mirip Jokowi, Fadli Zon: Hukum Sesuai Selera
"Memalukan!!! Padahal dia yang sangat mengerti hukum, kasus Sambo adalah isu nasional dan dulu dia garda depan dalam pembelaan sengketa pemilu," kata alf*****
"Mungkin dia ngeri bang..sudah ditangani Polri biarkan berproses. Kira-kira begitu. Masih mending beliau dibanding Pak Mahfud yang hampir setiap hari konpres jadi jubir Polri. Over akting menurut saya," terang ham*****
"Dia itu bukan kayak anda om....mengomentari yang bukan tugasnya alias mulut ember. Kalo Ferdy Sambo udah jadi narapidana itu menjadi tugasnya karena lapas di bawah kekuasaan dia..Polri dan kementerian Pak Mahfud udah benar yang mengurusin...Pahammmm?!?!?!"tulis ebe*****
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Generasi Muda Mulai Apatis terhadap Tuhan, Muhammadiyah Jawab Fenomena Agnostisisme dengan ChatHPT
-
RANS Carnival Kena Cancel Culture, Pakar Komunikasi Sebut Ini Bukan Sekadar Retorika
-
Dominasi Lapangan, SMK Nusantara dan MAN 1 Kabupaten Sukabumi Jadi Juara AXIS Nation Cup 2026
-
Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat
-
Coach Justin Nilai AXIS Nation Cup Buka Jalan Talenta Muda ke Level Profesional