Diberitakan sebelumnya, seorang mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, viral karena saat ditanyai apakah dia laki-laki atau perempuan, dirinya menjawab tidak keduanya, melainkan netral.
"Tidak keduanya, makanya gender netral, pak. Saya mengidentifikasi diri saya seperti itu pak," tegas sang mahasiswa kepada Wakil Dekan (Wadek) III, yang bertanya padanya.
Jawaban yang diberikan oleh mahasiswa itu cukup membuat terkejut Wadek III, yang kemudian meminta panitia untuk mengeluarkan sang mahasiswa karena bersikeras tak memilih salah satu dari pilihan laki-laki atau perempuan.
Tak sampai di situ, mahasiswa tersebut ternyata juga turut memberikan sindiran dan menjelek-jelekan sang Wadek III lewat status WhatsApp-nya yang tersebar di media sosial.
Namun, dilansir SuaraSulsel.id, Senin, polemik antara dosen dan mahasiswa tersebut berujung damai. Keduanya sepakat, kasus ini diselesaikan secara kekeluargaan.
Dekan Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin Makassar Prof Hamzah Halim mengatakan mahasiswa atas nama Muhammad Nabil Arif itu sudah meminta maaf. Ia menulis pernyataan salah untuk kedua dosen yang ada di video.
Berita Terkait
-
Viral Mahasiswa Universitas Hasanuddin Mengaku Berkelamin Netral, Langsung Dikeluarkan dari Lokasi Acara
-
Heboh Mahasiswa Universitas Hasanuddin Ngaku Bukan Laki-laki atau Perempuan, Apa itu Gender Netral (Non Biner)?
-
Mengenal Non-Biner, Orang dengan Gender Netral yang Berbeda dengan Transgender
-
DPR Respons Soal Insiden Pengusiran Mahasiswa Yang Ngaku Non Biner Di Universitas Hasanudin
-
Baru Terungkap, Deddy Corbuzier Hapus Konten Pasangan Gay Ragil Mahardika Usai Baca Ayat Al-Quran Bahas Soal Kaum Sodom
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Berani Lawan Arus, Komunitas Petani Punk Gunungkidul Siap Manfaatkan AI untuk Sokong Program MBG
-
Holding UMi Tancap Gas: 34,5 Juta Debitur Terjangkau, 1,4 Juta Nasabah Naik Kelas
-
Geger Temuan Mayat dalam Mobil BRV di Sleman, Korban Sempat Hilang Kontak Selama Satu Bulan
-
Estimasi Kuliah Kedokteran UGM 2026 Tembus Ratusan Juta, Setara Harga Mobil SUV?
-
Standar Global untuk BRImo, BRI Raih Sertifikasi ISO/IEC 25000