SuaraJogja.id - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Bantul gelar Job Fair yang dimulai pada Senin, 22 Agustus 2022. Job Fair atau bursa kerja kali ini dilaksanakan secara virtual atau daring selama 3 hingga 24 Agustus 2022 mendatang.
Disampaikan oleh Kepala Disnakertrans Bantul Istirul Widilastuti diselenggarakannya job fair ini bermaksud untuk menciptakan kesempatan kerja dan mengurangi pengangguran di Kabupaten Bantul.
"Maksud dari job fair ini agar terciptanya kesempatan kerja dan terpenuhinya tenaga kerja bagi perusahaan, serta terciptanya percepatan penempatan tenaga kerja untuk mengurangi pengangguran," katanya, Senin (22/8/2022).
Pada bursa kerja tahun 2022 ini terdapat 46 perusahaan membuka lowongan pekerjaan. Sementara itu jumlah lowongan kerja tersedia sebanyak 5964 posisi dan 298 posisi jabatan yang dibutuhkan.
"Kita mengikut sertakan 46 perusahaan yang beroperasi di Bantul maupun luar Bantul. Yang beroperasi di Bantul ada 11 perusahaan sementara yang di luar Bantul ada 35 perusahaan," imbuhnya.
Terpisah Bupati Kabupaten Bantul Abdul Halim Muslih dalam sambutannya mengatakan bursa kerja ini juga membuka kesempatan bagi penyandang disabilitas untuk dapat berperan di lingkungan kerja perusahaan. Adapun lowongan kerja bagi penyandang disabilitas sebanyak 100 posisi.
"Bagi saudara-saudara kita difabel kita berikan porsi yang besar tetapi tetap saja melalui seleksi karena berdasarkan peraturan Undang-Undang perusahaan yang mempekerjakan lebih dari 100 orang maka diwajibkan untuk merekrut 1 persen karyawan yang difabel," kata Halim.
Terkait hal tersebut hingga Senin (22/8/2022) jumlah penyandang difabel yang telah mengajukan lamaran melalui website job fair bantul baru 22 orang. Dari data tersebut menunjukkan bahwa peluang bagi penyandang difabel untuk bekerja di perusahaan masih besar.
Bupati Halim berharap dengan adanya bursa kerja ini dapat menekan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan bagi warga Bantul. Halim berharap agar seluruh warga Bantul memiliki pekerjaan dan sumber penghasilan.
Baca Juga: Kali Kedua, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih Positif Covid-19
"Kita harapkan seluruh warga Bantul dapat bekerja, tidak ada yang menganggur dan tidak ada yang miskin salah satunya melalui penyerapan tenaga kerja," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kawal Kasus Little Aresha, Orang Tua Korban Dorong Penambahan Pasal Berlapis dan Hak Restitusi
-
Siklus Megathrust Pulau Jawa Tinggal 30 Tahun, Pakar Kegempaan Ingatkan Kesiapsiagaan DIY
-
Niat Keluar Cari Sasaran, Komplotan Remaja Bacok Pemuda di Jalan Godean Sleman
-
Efisiensi Anggaran Bikin Pekerja Seni di Jogja Kelimpungan, Berburu Hibah demi Bertahan Hidup
-
Tim Hukum Peduli Anak Pemkot Jogja Bidik Pidana Korporasi hingga Pembubaran Yayasan Little Aresha