SuaraJogja.id - Ajang para badminton internasional, FOX’S Indonesia Para Badminton International 2022 kembali digelar di GOR Amongrogo, Yogyakarta pada 23-28 Agustus 2022. Turnamen kali ini diikuti oleh 10 negara dengan total 69 peserta.
Ketua Panitia Pelaksana Rima Ferdianto mengatakan, gelaran tahun ini menjadi yang keempat diselenggarakan di Indonesia, setelah sebelumnya pada tahun 2014, 2015, dan 2016 hingga vakum selama enam tahun.
"Sebenarnya ada 71 atlet sebelumnya dari 11 negara tapi ada dua dari Sri Lanka yang didetik terakhir cancel. Sehingga peserta total 69 atlet dari 10 negara," kata Rima kepada awak media, Selasa (23/8/2022).
Disampaikan Rima, turnamen ini merupakan kejuaraan Grade 2 – Level 3 di kelas para badminton. Selain itu juga menjadi bagian dari rangkaian BWF Para Badminton World Circuit.
Untuk Indonesia sendiri, kata Rima, menurunkan keseluruhan sebanyak 25 atlet. Kontingen tersebut sama persis dengan atlet-atlet yang berjuang di ASEAN Para Games 2022 Solo kemarin.
"Kita berharap atlet-atlet Indonesia yang eks Asean Para Games kemarin bisa tampil maksimal juga, bisa mendapat tambahan pengalaman di sini," ujarnya.
Mengingat gelaran ini merupakan event resmi dari BWF, Rima menuturkan akan ada ranking poin yang diperebutkan. Nantinya ranking poin dan partisipasi poin akan digunakan untuk menuju kualifikasi ajang Paralimpiade di Paris tahun 2024.
"Sehingga apabila atlet-atlet di sini lolos kualifikasi dan kemudian mereka mendapatkan juara, mereka akan mendapatkan ranking poin," tuturnya.
"Sehingga nanti dari ranking poin yang terakumulasi apabila di tahun 2024 nanti masuk 8 besar maka atlet yang bersangkutan bisa lolos ke Paralimpiade Paris," sambungnya.
Baca Juga: 71 Atlet dari 11 Negara Ramaikan Turnamen Para Badminton Internasional
Pihaknya berharap di turnamen ini selain dapat memperkenalkan bahwa di Indonesia sudah ada turnamen para badminton internasional kembali. Diharapkan atlet-atlet Indonesia sendiri yang berlaga di ajang ini bisa mendapatkan prestasi yang maksimal.
Diketahui 10 negara yang ikut berpartisipasi pada turnamen ini berasal dari Azerbaijan, Singapura, Selandia Baru, Peru, Australia, Jepang, Polandia, India, Malaysia, serta tuan rumah, Indonesia. Mereka akan bertanding dengan klasifikasi WH 1, WH 2, SL 3, SL 4, SU 5 dan SH 6.
Masyarakat yang ingin menonton dan memberikan dukungan kepada atlet-atlet para badminton Indonesia bisa langsung datang ke GOR Amongrogo, Yogyakarta secara gratis tidak dipungut biaya.
Berita Terkait
-
71 Atlet dari 11 Negara Ramaikan Turnamen Para Badminton Internasional
-
Indonesia Gelar Kejuaraan Para Badminton Level Dunia Akhir Agustus 2022
-
Yogyakarta Tuan Rumah Turnamen Para Badminton Internasional 2022
-
Yogyakarta Jadi Tuan Rumah Turnamen Para-Badminton Internasional 2022
-
Para-badminton Pastikan Lampaui Target Medali di APG 2022
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
5 Tahun Holding UMi, Sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM Dorong UMKM Bertumbuh
-
Lima Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, Muhammadiyah Minta Pencarian Gunakan Teknologi Terbaru
-
Heboh LHKP Muhammadiyah Cap Program MBG Haram, Haedar Nashir Buka Suara
-
Jelang Tanwir ke-114, Muhammadiyah Sentil Masalah Bangsa Menumpuk, Elite Tak Gerak Cepat
-
Dana Desa Dipangkas untuk Kopdes Merah Putih, Banyak Lurah Takut Masuk Penjara, DIY Andalkan Danais