SuaraJogja.id - Kabar duka atas meninggalnya Brigadir Novriansyah Yosua Hutabarata atau Brigadir J ini hingga kini masih menyisakan misteri yang belum sepenuhnya terpecahkan.
Hal ini pun tak pernah luput dari perhatian publik yang seolah telah menunggu-nunggu setiap fakta yang terkuak dari kasus pembunuhan Brigadir J yang melibatkan Irjen Ferdy Sambo dan Istrinya, Putri Candrawati yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka kasus tersebut.
Tak hanya masyarakat yang dibuat penasaran, Ustaz Abdul Somad atau UAS juga ikut memberikan pandangannya mengenai kasus pembunuhan Brigadir J yang mulai menemui titik terang.
Hal ini UAS sampaikan dalam Acara Dialog Nasional “Islam adalah Elemen Kekuatan NKRI” pada Sabtu (20/8/2022). Kemudian penyataannya tersebut menjadi viral di media sosial setelah diunggah oleh sejumlah media salah satunya akun Instagram @rumpi_gosip sejak Kamis (25/8/2022).
UAS mengungkapkan, meski kasus pembunuhan Brigadir J masih menjalanin proses penyelidikan yang semakin berliku, tetapi ada kekuatan ibu yang luar biasa yang bisa meruntuhkan skenario awal kasus pembunuhan tersebut.
“Tapi jangan lupa, kenapa semuanya ini bisa muncul. Padahal semuanya sudah berkolaborasi yang begitu indah dengan konfrensi pers yang sempurna, perfect, kenapa bisa batal semua?” katanya.
“Karena ada seorang ibu yang menjerit, dia meminta itu peti dibuka. Mahasiswa tidak berani. Jadi kalau mahasiswa tidak berani dan tidak memiliki kekuatan seperti ibu dari Yosua Hutabarata, serahkan kepada emak-emak. Itu kekuatan ibu yang luar biasa,” terangnya.
Unggahan yang memperlihatkan pernyataan UAS ini pun memunculkan respons positif dari netizen.
“Doa ibu yang berbisik di keheningan malam saja menembus arsy, apalagi doa yang diucapkan dengan lantang dalam keadaan terdzolimi. Naluri seorang ibu tidak bisa dikelabuhi,” tulis @nam.namira17.
Baca Juga: Profil Komjen Ahmad Dofiri, Lulusan Terbaik Akpol 89 Pimpin Sidang Kode Etik Ferdy Sambo
“Kekuatan doa seorang ibu, sepandai-pandainya, setinggi apa sebanyak apapun uang. Ketika Allah berkehendak hancur skenario, mereka lupa ada Allah ya,” tulis @mirce227.
“Betul sekali pak ustaz. Ya Allah tunjukanlah yang sebenar-benarnya,” tulis @bekti4846.
“Bener banget, kalo dipikir-pikir semua yang terlibat orang paling berkuasa, udah dirancang oleh profesional. Qodarullah kebongkar juga. Da ibu emang luar bisa,” tulis @pusatbocimurah_pekalongan.
TONTON VIDEONYA DI SINI.
Kontributor : Gita Putri Rahmawati
Berita Terkait
-
Profil Komjen Ahmad Dofiri, Lulusan Terbaik Akpol 89 Pimpin Sidang Kode Etik Ferdy Sambo
-
Ada Rekayasa Kasus Pembunuhan Brigadir J, Pengamat: Bukan Tidak Mungkin Juga Terjadi Rekayasa di Peristiwa KM 50
-
Pastikan Keamanan Bharada E di Rutan, LPSK Terus Memantaunya Melalui CCTV 24 Jam
-
Viral Foto Belakang Truk Bertuliskan 'Bangunlah Sesaat Brigadir J' Tuai Sorotan: Sopirnya Keren Parah
-
Ini Kata Napoleon Bonaparte jika Ditempatkan Satu Sel dengan Ferdy Sambo
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
Terkini
-
Kisah Mahasiswa Yogyakarta: Ubah Hambatan Kerja Paruh Waktu Jadi Peluang Karier
-
Bantul Siaga! Puncak Musim Hujan 2026 Ancam Bencana Cuaca Ekstrem
-
Berkinerja Positif, BRI Raih 10 Prestasi Terbaik di Sepanjang Tahun 2025
-
Waspada! Ini 3 Titik Kemacetan Paling Parah di Yogyakarta Saat Malam Tahun Baru
-
Lestarikan Warisan Budaya Jawa, Royal Ambarrukmo Yogyakarta Hadirkan Jampi Pawukon bagi Para Tamu