SuaraJogja.id - Legenda Manchester United Japp Stam memberi komentar atas peran baru Cristiano Ronaldo di bawah asuhan Erik Ten Hag usai kemenangan 3-1 atas Arsenal hari Minggu lalu.
Dilansir TheSun pada Rabu (7/9/2022), Stam menyebut bahwa keberadaan Ronaldo di Manchester bisa menjadi masalah karena peran barunya di bangku cadangan meskipun pemain berusia 37 tahun itu memberi aplus dan tersenyum lebar ketika Antony memecah kebuntuan melawan The Gunners.
"Saya tidak tau apakah dia akan menjadi masalah," ungkap Stam.
Diketahui, Ronaldo baru baru sekali menjadi starter dari enam pertandingan Liga Premier musim ini, sampai sejauh ini striker tersebut belum mencetak gol.
Meski gagal pindah dari Old Trafford di musim panas ini, Ronaldo tetap menampakan antusiasmenya dan terus memberikan semangat kepada rekan-rekannya meski dari pinggir lapangan.
Atas aksinya, para fans memuji pemenang Ballon d'Or tujuh kali itu atas kepemimpinannya yang ia tunjukan saat setelah Bukayo Saka menyamakan kedudukan.
“Saya berada di pertandingan melawan Arsenal dan dari pinggir lapangan sepertinya Ronaldo memiliki pengaruh positif pada para pemain meskipun itu dari bangku cadangan, saya kira kurang lebih sekarang dia sudah puas dengan perannya dan bagaimana kinerja tim,” lanjut Stam.
Stam juga menyebut bahwa meskipun dia terlihat memiliki pengaruh positif, dia tidak yakin berapa lama Ronaldo akan bahagia di Manchester United.
"Saya pikir Cristiano adalah pemain yang fantastis. Dia masih pemain berkualitas, pencetak gol hebat," lanjut Stam
Baca Juga: Sejarah! Lewandowski Pemain Pertama yang Hattrick dengan 3 Klub Berbeda di Liga Champions
Ronaldo memiliki intensitas permainan yang tinggi, dia ingin selalu bermain pada setiap pertandingan tetapi di bawah asuhan Tan Hag hal apapun bisa terjadi, terutama memberi ruang lebih banyak pemain Internasional Portugal itu di bangku cadangan.
"Dia datang setelah pra-musim tidak cukup fit dan manajer membuat keputusan dengan menggunakan pemain yang fit dan siap untuk memulai musim ini lebih baik," jelas Stam.
Stam kemudian melanjutkan dengan menyatakan dia memandang Ronaldo dan Bruno Fernandes sebagai dua pemimpin utama di ruang ganti United meskipun dia dia bukan kapten klub.
“Anda masih melihat Ronaldo juga dalam hal bagaimana dia bertindak – dia memberi reaksi positif ketika berada di lapangan dan berbicara dengan para pemain dengan memberikan kepercayaan diri untuk time,” Pungkas Stam.
Kontributor : Moh. Afaf El Kurnia
Berita Terkait
-
Sejarah! Lewandowski Pemain Pertama yang Hattrick dengan 3 Klub Berbeda di Liga Champions
-
Siapa Erling Haaland? Kalahkan Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo, Cetak Sejarah Baru di Liga Champions
-
Skuad Manchester United di Liga Europa, Erik ten Hag Coret Bek Kesayangan Sir Alex Ferguson
-
Erling Haaland Bikin Rekor Gila di Liga Champions, Lampaui Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo!
-
Gary Neville Sebut Cristiano Ronaldo Jadi Masalah Dalam Tim
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
Pilihan
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
Terkini
-
YOGYAKOMTEK 2026 Resmi Dibuka, Pameran Komputer Terbesar di DIY
-
Honda DBL Jogja 2026 Dimulai: Sensasi Riding Test dan Peluang Bawa Pulang New Honda BeAT
-
Influenza A Terdeteksi di DIY, 24 Kasus Muncul, Sekolah Belum Diliburkan
-
Pestapora 2026 Siap Makin Meriah, BRImo Bawa Program Spesial
-
Cak Nun hingga Eross Sheila on 7, Jejak 77 Tahun MUHI Yogyakarta Diabadikan dalam Buku