SuaraJogja.id - Belum lama ini, warganet dihebohkan hacker Bjorka yang diduga kerap kali membocorkan data masyarakat Indonesia yang diperjualbelikan.
Bahkan, Bjorka juga mengklaim telah mengakses dokumen rahasia milik Badan Intelijen Negara (BIN) yang dikirimkan ke Presiden Jokowi.
Aktivitas dan hal-hal terkait hacker kini menjadi menarik untuk dibahas dan lebih dikenali. Untuk tahu lebih banyak mengenai dunia hacker berikut lima film tentang hacker yang menegangkan.
Film Blackhat yang dirilis pada 2015 ini menceritakan seorang hacker yang merupakan seorang mantan tahanan Amerika karena aksi pembobolan bank.
Setelah terjadi kasus hacking di komputer tingkat tinggi yang menyebabkan meledaknya pabrik nuklir, ia dipekerjakan untuk melacak jaringan cybercrime tingkat tinggi di seluruh dunia.
Aksi hacker ini akan membuat kamu tegang di sepanjang film Blackhat.
Diceritakan dalam film Snowden mengenai seorang mantan kontraktor National Security Agency (NSA), Edward Snowden yang diperankan oleh Joseph Gordon-Levitt.
Baca Juga: Bukan Cirebon, Pemuda Asal Madiun yang Diduga Hacker Bjorka Diamankan Tim Khusus
Dalam film ini ia berhasil membocorkan rahasia negara mengenai pengawasan ilegal. Aksinya tersebut lantas Snowden dianggap pahlawan, sekaligus dianggap pengkhianat.
Citizenfour
Film Citizenfour ini menceritakan tentang sosok Laura Poitras yang menerima sebuah email dari sosok bernama Citizenfour. Dalam email tersebut, dirinya mengaku memiliki dokumen penting terkait NSA (National Security Agency) dan juga badan-badan intelijen lainnya.
Hal tersebut membuat Poitras kemudian terbang ke Hong Kong untuk bertemu langsung dengan Edward Snowden, real person dari Citizenfour yang berniat menyebarluaskan catatan mengerikan yang berhasil ia panen selama ini.
Who Am I: No System is Safe
Aksi menegangkan lainnya bisa kamu rasakan di film Who Am I yang menceritakan sekelompok peretas yang diburu unit cybercrime di Eropa karena berhasil meretas data dari berbagai fasilitas perusahaan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Dorong Ekonomi, Volume Transaksi Merchant BRI Raih Rp67,9 Triliun
-
Siswa Non Muslim di Jogja Diperlakukan Diskriminatif Saat Pelajaran Agama, Tak Punya Ruangan Tetap
-
Perry Warjiyo Mundur dari Bank Indonesia, Ekonom Sebut Tekanan Rupiah Bakal Membesar
-
Sidang Praperadilan Memanas, Hakim Pertanyakan Dasar Kejari Tetapkan Raudi Akmal Tersangka
-
Ucapan 'Londo Ireng' Prabowo Dinilai Ancam Demokrasi, Jurnalis: Kami Bukan Musuh Negara