SuaraJogja.id - Insiden berdarah yang menewaskan ratusan jiwa dalam tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang, Sabtu (1/10/2022) telah menyita banyak perhatian publik.
Tak terkecuali Presiden, pejabat publik, artis, hingga eks Sekretaris Jenderal PSSI turut memberikan ucapan belasungkawa atas tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan Malang usai laga Arema FC kontra Persebaya Surabaya pada pekan ke-11 Liga 1 musim 2022-2023.
Berikut sederet ucapan belasungkawa atas tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan Malang yang telah menelan korban jiwa sebanyak 174 orang.
Presiden RI - Joko Widodo
"Saya menyampaikan dukacita mendalam atas tragedi sepakbola yang membawa korban jiwa di Kanjuruhan, Malang, tadi malam," sebutnya dalam konferensi pers yang disiarkan secara daring, Minggu (2/10/2022).
"Atas kejadian ini, saya memerintahkan untuk menghentikan sementara liga sepakbola PSSI sampai evaluasi dan perbaikan pengamanan dilakukan," katanya.
Eks Sekretaris Jenderal PSSI - Ratu Tisha
"Tiada kata yang sanggup melukiskan, apa yang dirasakan saat ini. Sungguh duka yang terdalam," katanya di akun Instagram pribadinya.
Ketua Umum PSSI - Mochamad Iriawan
"Turut berduka cita yang mendalam atas insiden yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang. Semoga almarhum dan almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi-Nya," kata pria yang akrab disapa Iwab Bule itu.
"Saya beserta PSSI meminta maaf kepada korban dan sangat menyesalkan insiden ini bisa terjadi. Saya dan tim PSSI sedang menuju ke Malang untuk menemukan gambaran utuh terkait insiden ini," kata dia.
Gubernur Jawa Barat - Ridwan Kamil
"Sungguh ini adalah tragedi terbesar dalam perhelatan olahraga di Indonesia. Turut berduka cita atas meninggalnya 127 penonton dan aparat petugas. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kesabaran," katanya.
"Semua dari kita harus berintrospeksi atas tragedi ini. Tujuan berolahraga, pembelajaran menerima kemenangan atau kekalahan, profesionalitas kepanitiaan sebuah kegiatan olahraga, teknik pengamanan dll," tambah suami Atalia Praratya itu.
"Jangan selalu kejar demi rating TV dengan memaksa pertandingan selalu malam hari. Semoga kita belajar dan mengambil hikmah dari semua ini. Hatur Nuhun," ungkap Ridwan Kamil.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
- Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
Terkini
-
Raih Ekstra 27.000 GarudaMiles dari Transaksi dengan BRI Kartu Kredit Infinite Prioritas
-
Kemarau Diprediksi hingga Desember, Kulon Progo Perpanjang Siaga Kekeringan
-
Cara PIMPASA Imigrasi Yogyakarta Cegah Perdagangan Orang Lewat Pangan dan Wayang
-
Direproduksi Antar Generasi, 200 Lebih Kasus Bullying Terjadi di Kota Jogja
-
Warganet Khawatir Girder Tol Jogja-Solo Rawan Roboh, Kontraktor Beri Penjelasan