“Kalau dirasa penampilan publik figur yang hari ini sedang dibincangkan itu kemudian meresahkan publik, terus kemudian mengglorifikasi atau bahkan menafikkan tentang upaya-upaya KDRT, maka KPI akan melakukan evaluasi bagi program siaran yang menayangkan hal tersebut,” ujar Nuning.
5. Keberpihakan Pada Korban Harus Menjadi Pesan
Nuning Rodiyah juga mengungkapkan bahwa banyak warganet yang memberikan perspektif bahwa korban KDRT harus diberikan penguatan.
“Ketika korban kuat, maka tidak akan terjadi lagi semacam pencabutan laporan, tidak akan ada lagi damai dan sebagainya,” tuturnya.
Ia pun menilai bahwa keberpihakan pada korban ini harus menjadi pesan yang kemudian disampaikan di layar kaca.
“Korban ini juga perlu pendampingan dan penguatan, begitu. Maka dalam hal ini KPI berharap kepada seluruh lembaga penyiaran untuk juga turut serta mengedukasi publik,” tegas Nuning Rodiyah.
Kontributor suarajogja: Dinna Lailiyah
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
BEM UGM Berubah Jadi SEMA, Pemilu Mahasiswa Dihapus dan Diganti Meritokrasi
-
BEM UGM Resmi Berubah Nama Jadi Serikat Mahasiswa
-
Bumi Sudah Melewati Batas Perjanjian Paris, Ancaman Krisis Iklim Tak Lagi Sekadar Ramalan
-
Belajar dari Gempa 2006, Jogja Memang Istimewa dalam Menangani Bencana