SuaraJogja.id - Seorang warganet belum lama ini kaget dengan salah satu minimarket yang dia datangi saat tengah di jalan. Warganet ini melihat ada yang janggal dengan nama minimarket tersebut.
Dalam video yang diunggah akun @resepnyonya di media sosial Instagram ini terlihat seorang warganet bersama teman-temannya tengah berhenti di salah satu minimarket untuk membeli minuman.
Setelah membeli minuman bersama temannya dan keluar dari supermarket tersebut lalu mereka menyadari jika nama minimarket yang dia masukin berbeda dengan nama yang biasanya.
Warganet ini mengira minimarket yang dia datangi adalah Alfamart karena dari font minimarket hingga warna ciri khas sama tapi dengan nama yang berbeda.
Saat keluar menyadari jika nama minimarket tersebut adalah “Al-Fatihah”. Menyadari hal tersebut warganet dan teman-temannya kaget dengan nama ini.
“Awal berhenti gak sadar kalau ini ternyata bukan Alfamart,” tulis warganet yang mengunggah video tersebut di Instagram.
Warganet ini memperlihatkan plang minimarket yang didatangi ini benar-benar mirip dengan ciri khas yang biasanya, namun nama yang ada di plang tersebut berbeda.
Unggahan video seorang warganet yang memperlihatkan minimarket dengan nama yang bikin ngakak ini lantas viral dan mendapatkan berbagai komentar dari warganet.
“Klo gak salah Alfamart jd bisa franchise dgn nama lain. Masih di bawah payung Alfa retailindo jg tp beda perusahaan sama Alfamart, klo yg namanya mau diganti itu,” tulis salah satu warganet.
Baca Juga: Beredar Video Ibu Mencuci Muka Pakai Sabun Cuci Piring, Apakah Aman untuk Kulit Wajah?
“Bukan diplesetin... Tapi emg sengaja pakai nama lain tapi tetap milik Alf***rt.. biasanya karena ijin usaha,” tulis komentar salah satu warganet.
“Biasanya itu franchise tapi pemilik nya gamau pakai nama Alfamart. Kan bisa diubah terserah pemilik nya,” komentar salah satu warganet.
“Itu alfamart cuman daerah situ susah ijin, karena alfamart dan indomaret menjamur jadi daerah situ milih toko biasa (lokal),” tulis warganet di kolom komentar.
“Di sini juga jd alfamari, A mart, dsb... tapi dalemnya mh Alfamarr,” komentar warganet lainnya di Instagram
Unggahan video seorang yang tak menyadari jika nama minimarket yang berbeda ini lantas viral dan mendapatkan lebih dari 2,6 ribu likes.
Kontributor : Dinar Oktarini
Berita Terkait
-
Beredar Video Ibu Mencuci Muka Pakai Sabun Cuci Piring, Apakah Aman untuk Kulit Wajah?
-
Seorang Pemuda di Purwakarta Diamankan Warga Setelah Kepergok Mengutil di Minimarket, Modusnya Begini
-
Putri Ustaz Yusuf Mansur, Wirda Mansur Kena Cibir Netizen Gegara Pamer Mobil Rp 1,4 M dari Sedekah Rp 50 Juta
-
Bunda Corla Capek Hidup Kaya, Tolak Tawaran Endorse, Young Lex: Salut, level orang yang ngga bisa di beli!
-
Hanya Boleh Makan Nasi 3 Sendok, Tapi Liat Deh Bentuk Nasinya!
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Jargas Digenjot Demi Ketahanan Energi, Antara Manfaat Belum Merata dan Kesiapan yang jadi Tantangan
-
BRImo Catat 49,7 Juta Pengguna, Transaksi Melejit Rp4.166 Triliun
-
Bukan Lomba, Ribuan Warga Jogja Bersih-bersih Kali Code Sembari Mural untuk Rayakan HUT RI ke-81
-
Pusat AI Resmi Beroperasi di UGM, Pemerintah Soroti Pentingnya Inovasi Berbasis Masalah Riil
-
Sembilan SPPG di DIY Terancam Ditutup Permanen, Satu SPPG Langganan Keracunan Ditutup