SuaraJogja.id - Bek Tengah Raphael Varane terlihat emosional dan menangis ketika mengalami cidera pada pertandingan Manchesther United melawan Chelsea dinihari tadi, Sabtu (22/10/2022). Pemain 29 tahun tersebut khawatir akan absen membela Timnas Prancis pada perhelatan Piala Dunia 2022 di Qatar.
Varane menjadi starter yang diturankan pada menit awal pertandingan saat United menjalani laga tandang melawan Chelsea di pekan ke 13 Premire League. Duel yang berjalan seru meski kedua tim harus puas berbagi poin dengan hasil imbang 1-1.
Varane ditarik keluar pada menit 60 setelah melakukan tekling untuk merebut bola dari Pierre-Emerick Aubameyang, namun karena posisi yang kurang tepat, lutut Varen membentur rumbut dan dilaporkan mengalami cidera hamstring.
Ekspresi Varane saat mencoba bangun tampak terlihat kecewa dan menangis dengan muka yang menunduk lesu. Cidera yang dera Varane membuat dia khawatir bisa absen dari Piala Dunia yang tinggal sebulan lagi.
Diketahui, Varane merupakan bek sentral Timnas Prancis ketika tampil di Piala Dunia empat tahun lalu, saat prancis berhasil mengangkat trofi piala dunia dengan mengalahkan Timnas Kroasia di babak final.
Varne memainkan peran kunci di Timnas Prancis dengan tujuh pertandingan, serta menjadi pemimpin lapangan saat bermain imbang 0-0 melawan Denmark.
Tidak hanya itu, Varane juga memberi kontribusi berupa gol kemenangan saat Prancis melawan Uruguay di perempat final.
Tapi pertandingan United vs Chelsea dinihari tadi, memberi alarm bahwa cidera yang dideranya akan menghancurkan mimpi mantan bak Real Madrid untuk kembali tampil membela Timnas Prancis di Piala Dunia 2022.
Terlihat Varane menolak tawaran untuk ditandu tim media keluar lapangan, beberapa pemain United juga menghapirinya untuk memberi support.
Baca Juga: Tampil Mengesankan, Luke Shaw Optimis Masuk Skuad Inggris di Piala Dunia 2022
Sementara Manajer Erik ten Hag belum memebri kejelasan saat ditanya tentang cidera bek tengah andalannya, tapi Ten Hag akan memberi informasi ubadate soal kejelasan dari cidera Varane.
“Kejadiannya begitu cepat, sulit untuk mengatakan keadaanya”. Jelas Ten Hag usai laga Chelsea vs Manchester United.
"Saya pikir dia sudah tenang. Dia harus menunggu untuk melihat apa itu apa yang terjadi pada cideranya. Lanjutnya dilansir dari The Sun (23/10/2022).
Semua pemain akan mengerti, jika situasi sebagaimana dialami Varane. Karena kemungkinan tampil di Piala Dunia 2022 merupakan impian semua pemain.
"Dia tidak tahu, staf medis tidak tahu, kita harus menunggu penilaian dan itu membutuhkan waktu, minimal 24 jam." Ungkapnya.
Prancis akan memulai laga di Piala Dunia Qatar sebulan lagi melawan Australia, disusul menghadapi Denmark dan Tunisia di Grup D.
Berita Terkait
-
Cedera Tak Parah, Raphael Varane Tetap Masuk Timnas Prancis untuk Piala Dunia 2022, Tapi Absen di Laga Pembuka
-
Laga Chelsea Vs MU Memakan Tumbal, Raphael Varane Cedera Sampai Nangis Keluar Lapangan
-
Bek MU Raphael Varane Dikabarkan Cedera Parah hingga Menangis, Kini Terancam Absen di Piala Dunia 2022
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
BEM UGM Berubah Jadi SEMA, Pemilu Mahasiswa Dihapus dan Diganti Meritokrasi
-
BEM UGM Resmi Berubah Nama Jadi Serikat Mahasiswa
-
Bumi Sudah Melewati Batas Perjanjian Paris, Ancaman Krisis Iklim Tak Lagi Sekadar Ramalan
-
Belajar dari Gempa 2006, Jogja Memang Istimewa dalam Menangani Bencana