Edukasi Penggunaan Pembalut Kain Di Ponpes, Kampus, Masyarakat
Dalam keterangannya itu, Marhumah juga menyebut bahwa, Siti Aminah menyandang penghargaan setelah mengedukasi pembalut kain ramah lingkungan kepada masyarakat.
Selain sosialisasi, Aminah juga meneliti penggunaan dan pemanfaatan pembalut kain baik di pondok pesantren, kampus dan masyarakat.
Sementara itu dalam keterangan tertulis, Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, M Ali Ramdhani menyatakan, ICON UCE 2022 digelar dalam rangka terus mengoptimalkan pelaksanaan Tri Darma Perguruan Tinggi, termasuk dalam aspek pengabdian kepada masyarakat.
Sebab, universitas yang baik adalah kampus yang mampu memberikan kontribusi kepada masyarakat secara luas.
"Proses pengajaran harus berbasis masyarakat, penelitian pun harus berbasis masyarakat," ujarnya.
Dhani menambahkan, civitas akademika Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) untuk hadir di depan dalam membangun episentrum peradaban.
Kehadirannya harus seperti mercusuar yang mampu menerangi masyarakat di sekitarnya.
"Pengajaran dan riset PTKI harus berbasis masyarakat," terangnya.
Kontributor : Uli Febriarni
Berita Terkait
-
Saran dari Zoya Amirin Sebelum Suami Kasih Semburan Ada Baiknya Lakukan Hal Ini Dulu untuk Istrimu
-
Kemendikbud Minta Siswa Belajar Lewat TikTok, Emang Bisa?
-
Konten Edukasi Bisa Juga Masuk FYP dan Ditonton Banyak Orang, Begini Caranya
-
Istri Jangan Lupa saat Berhubungan Minta Posisi Ini, Biar Main Hot dan Merem Melek!
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Unjuk Rasa hingga Saling Dorong,Mahasiswa Papua Sebut Kolonialisme Masih Tumbuh
-
Upacara HUT RI ke-81 di Kulon Progo Berlangsung Tanpa Tenda Pejabat, Seluruh Peserta Berdiri Sejajar
-
Ketika Persoalan Bangsa Tak Kunjung Usai, Bendera 25 Meter Mengingatkan Arti Cinta Tanah Air
-
Civitas Akademika Jogja Pilih Sindir MBG, Kopdes hingga Korupsi Lewat Karnaval Kemerdekaan
-
Perubahan Iklim Mulai Menggerus Produktivitas Ternak, Pakar UGM Dorong Strategi Baru