SuaraJogja.id - Salah satu Partai Politik (Parpol) di wilayah Kabupaten Bantul diduga mencomot 2 nama Aparatur Sipil Negara (ASN) dan seorang anggota Polri sebagai anggota Parpol.
Hal tersebut diketahui usai Bawaslu melakukan pengawasan verifikasi faktual kepengurusan dan keanggotaan Parpol pada Pemilu serentak 2024 yang dilaksanakan sejak 15 Oktober sampai 4 November 2022.
"Diduga (nama ASN dan anggota Polri) itu dicomot, datanya masuk dalam Sipol (Sistem Informasi Partai Politik) sebagai anggota partai politik," ujar Komisioner Bawaslu Bantul Divisi Hukum, Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat, Dhenok Panuntun Tri Suci Asmawati, Kamis (10/11/2022).
Identitas bersangkutan, lanjut Dhenok, ditemukan saat pihaknya menelusuri aplikasi Sipol. Namun demikian setelah pihaknya melakukan investigasi dan klarifikasi langsung, mereka mengaku tidak tahu menahu awal mula namanya bisa tercatat sebagai anggota Parpol di Sipol.
Lantaran ketiganya merasa tidak menjadi anggota Parpol, kemudian mereka menandatangani surat pernyataan dan mengisi tanggapan di info Pemilu terkait status mereka bukan sebagai anggota Parpol.
"Ketiga orang tersebut menyatakan bahwa mereka tidak tahu dan bukan sebagai anggota partai politik sebagaimana data yang ada di Sipol. Mereka juga membuat surat pernyataan dan mengisi tanggapan di info pemilu bahwa mereka bukan anggota partai politik," katanya Dhenok.
Dhenok menambahkan, pada prinsipnya Bawaslu Kabupaten Bantul melakukan pengawasan verifikasi faktual kepengurusan dan keanggotaan yang dilakukan oleh KPU Kabupaten Bantul sesuai dengan tata cara, mekanisme dan prosedur yang telah diatur oleh peraturan perundang-undangan. Adapun verifikasi faktual keanggotaan dilakukan untuk mencocokkan antara data anggota partai politik yang ada di SIPOL dengan data faktual pengakuan anggota partai politik yang tersampling.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dapat Warisan PR Karhutla, Menko Polkam Dudung Siap Terjun Langsung ke Lokasi
- 4 Rekomendasi Pelembap Viva untuk Kulit Kering, Bantu Perbaiki Skin Barrier
- Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?
- Selamat Tinggal Kevin Diks, Cabut Lebih Cepat dari Skuad Timnas Indonesia Usai Juara
- 8 Sneakers Lokal Paling Nyaman dan Modis untuk Gaya Harian, Mulai Rp200 Ribuan
Pilihan
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
-
Disaksikan Andi Gani dan Perwakilan Buruh, DPR Resmi Sahkan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Jadi UU
Terkini
-
Tren "Pernikahan Hemat" Meningkat, Merapi Merbabu Hadirkan Paket Wedding Mulai Rp45 Juta
-
MK Tolak Diskualifikasi, Gibran Harus Gentleman Buka Bukti Ijazah
-
Dari Merapi hingga Gajah Wong, Folklor Jogja Bicara Bencana tapi Tak Ceritakan Megathrust
-
BRI Junio Gandeng Mobile Legends: Bang Bang, Hadirkan Kartu Debit Edisi Khusus
-
Cuaca Panas Menyengat, Warga Diminta Tak Beraktivitas di Luar, Ini Alasannya