SuaraJogja.id - Lagi, mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) berprestasi di tingkat internasional. Tujuh mahasiswa Fakultas Hukum menyabet juara 5 di antara 48 universitas dunia dalam ajang International Commercial Mediation Competition (ICMC) 18th International Chamber of Commerce 2023.
Kabar itu diumumkan pada Jumat (17/2/2023). ICC merupakan salah satu kompetisi mediasi tingkat internasional yang diikuti oleh lebih dari 350 mahasiswa dan coach, serta dipandu 150 mediator profesional dan akademisi dunia.
UGM diwakili oleh Kharisma Insani Wibawa, Joy Aaron Tirtha, Olanda Naomi Adhira, Matthew Hedy Tanoto, Raisa Madeleine Pantouw, Arifitra Miftahuda Rambe, Aliyya Azziza Nabila Saelan telah berjuang mengikuti seluruh rangkaian kompetisi sejak September 2022.
“Saya rasa, ICMC yang diadakan sama International Chamber of Commerce ini lah yang paling prestise. Jadi kalau kita mau meraih peringkat atau segala macem, inilah cabang kompetisi yang paling menarik,” tutur Aaron, Minggu (19/2).
Olanda menambahkan, mereka tertarik dengan kompetisi mediasi ini karena topik-topik yang dibawakan berkutat pada bidang bisnis yang mana menjadi konsentrasi pembelajarannya.
Selama empat bulan pelaksanaan kompetisi, Kharisma dan tim benar-benar fokus mempersiapkan diri melalui berbagai latihan. Mereka mengaku cukup kesulitan mengatur jadwal karena sebagian besar dari anggota tim sudah mengikuti program magang.
“Jadi karena sebagian besar tim kami itu magang, dan mayoritas domisili di Jakarta, jadi seluruh proses latihan itu sendiri dilakukan di Jakarta. Padahal harusnya perlombaan seperti ini itu ada karantina,” ungkap Olanda.
Karena kondisi tersebut, Kharisma dan tim hanya mendapatkan kesempatan “karantina” tersebut ketika terbang ke Paris, di mana mereka benar-benar berkumpul dan fokus pada persiapan lomba.
Ketika ditanya tentang apa yang menurut mereka menjadi kekuatan utama hingga bisa meraih juara, Aaron dan Kharisma menjelaskan bagaimana “persiapan” mereka selama empat bulan akhirnya membuahkan hasil yang memuaskan “Selain persiapan itu ya, kita sejak awal memang sudah tahu tentang topik yang akan dibawa, dan berusaha konsisten dalam latihan. Tapi sampai saat ini pun kita masih nggak nyangka, karena universitas lainnya itu juga bagus-bagus. Mereka juga kebanyakan bukan dari angkatan kita, ada yang di atas kita, bahkan sampai yang S2 juga,” ucap Kharisma.
Menurut Kharisma dan tim, konsistensi, disiplin, dan ambisi itulah yang menjadi kunci utama mereka selama menjalani kompetisi. Meskipun begitu, mereka tetap berusaha enjoy menjalani segala proses dan tahapan, hingga berhasil mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.
Berita Terkait
-
DPR Mandul Awasi Pemerintah, Pakar Peringatkan Ledakan Aksi Massa
-
Kritik Matinya Hukum Tata Negara, Guru besar UGM: Runtuhkan Kekuasaan Sombong yang Dibeli Oligarki
-
Guru Besar UGM: Gelombang Demonstrasi Sumpah Pemuda Jadi Tamparan Keras Bobroknya Tata Kelola Negara
-
Restorasi Bukan Penghapus Dosa Karhutla, Tata Kelola Lahan Perlu Dievaluasi Total
-
Disebut Blunder, Pengamat Kritik Alasan Bahlil Pangkas Ekspor Gas ke Singapura
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
Terkini
-
Jadi Bank Beraset di Atas Rp500 Triliun, BRI Raih Empat Penghargaan Bergengsi Pada 2026
-
Puncak AXIS Nation Cup 2026 Segera Tiba, Tim Futsal SMA Terbaik Siap Adu Kekuatan
-
JKT48, Bernadya, dan Inul Daratista Satu Panggung di Grand Final AXIS Nation Cup 2026
-
Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya
-
Korban Luka Kericuhan Malioboro Capai 116 Orang, 13 Jalani Dirawat Inap