SuaraJogja.id - Belum lama ini ramai berita soal rusaknya habitat Edelweis Rawa di Ranca Upas, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, Jawa Barat pada Minggu (5/3/2023) lalu. Kerusakan lahan bunga yang cukup parah tersebut diketahui disebabkan oleh kegiatan komunitas motor trail.
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar memastikan sudah melakukan tindaklanjut insiden tersebut. Termasuk dengan memperbaiki tempat yang rusak akibat event motor trail tersebut.
"Oh itu udah, begitu kejadian kita langsung kontrol ke Perhutani dan sudah diperbaiki sih tempatnya. Itu sudah mulai ditanemin dan diperbaiki, Perhutani juga sudah minta maaf," kata Siti Nurbaya ditemui awak media di Fakultas Geografi UGM, Rabu (15/3/2023).
Ia memaparkan bahwa ada beberapa fungsi alam. Mulai dari pengatur kehidupan atau life support, pembawa atau carrier berkaitan dengan tambang dan lainnya, dan produksi.
Serta yang tak bisa dilupakan adalah fungsi informasi, estetika dan healing. Jika dilihat dari fungsi alam itu sendiri, kata Siti, kegiatan masyarakat yang berkaitan dengan alam memang diperbolehkan.
Namun yang tidak boleh dibiarkan begitu saja adalah tindakan atau aktivitas merusak alam atau lingkungan tersebut. Sedangkan insiden di Ranca Upas sudah termasuk dalam kategori pengerusakan.
"Jadi kalau acara-acara masyarakat dilarang terus gimana? Sementara kita lagi pelajari. Tapi secara teori alam tidak masalah, yang penting kan harus diatur jangan ngerusak, kemarin itu kan masalahnya karena dia ngerusak," tegasnya.
Disinggung terkait dengan kelalaian atau sanksi pihak-pihak terkait, Siti mengaku tidak berfokus pada persoalan tersebut. Namun ia hanya menyebut Perhutani sudah diminta untuk melakukan kontrol ke depan.
"Enggak tahu kalau itu, itu kan bukan urusannya kita. Biar aja nanti, saya enggak tau apakah lagi diperiksa dan lain-lain tapi yang pasti Perhutani sedang melakukan kontrolnya," tandasnya.
Baca Juga: Jokowi Panggil Menteri LHK dari NasDem Siti Nurbaya ke Istana, Ada Apa?
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
Terkini
-
Cuaca Jogja Kamis Ini: Siap-siap Basah, BMKG Prediksi Hujan Intensitas Sedang Guyur Kota Gudeg
-
PTN Rakus Mencari Mahasiswa, PTS di Jogja Desak Pemerintah Revisi Sistem Penerimaan
-
Teror Pinjol di Yogyakarta, Ambulans Jadi Sasaran Order Fiktif
-
Duh! Calon Jemaah Haji Sleman Batal Berangkat, Faktor Kesehatan hingga Kehamilan Jadi Penyebab
-
Minyakita Meroket, Jeritan Hati Penjual Angkringan Jogja: Naikkan Harga Gorengan Takut Tak Laku