SuaraJogja.id - Belum lama ini viral di media sosial kisah pengendara mobil yang mobilnya dibaret oleh pengamen saat berhenti di lampu merah di wilayah Prambanan. Diduga pengamen itu nekat melakukan aksinya akibat tak diberi uang oleh si pengendara mobil.
Kisah itu pertama kali dibagikan melalui Twitter oleh akun @nomadenforever. Ia menceritakan bahwa peristiwa itu terjadi pada Rabu (26/4/2023) kemarin.
Bermula ketika ia tengah menunggu lampu merah dan ada oknum pengamen yang kemudian datang menghampiri mobilnya. Namun saat itu ia sedang tidak membawa uang cash sehingga tak bisa memberi si pengamen.
Namun pengamen tersebut rupanya tak lantas meninggalkan mobil si pengendara. Oknum pengamen itu malah mengucapkan kata-kata kasar hingga bahkan menggores bodi dari mobil tersebut.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Satpol PP DIY, Noviar Rahmad mengaku sudah mendapat laporan atas peristiwa tersebut. Ia mengatakan akan segera menindaklanjuti hal itu.
"Nah memang itu sudah masuk ke saya itu laporannya, ada masyarakat yang plat luar kota walaupun dia tinggal di Jogja. Terus dia [pengamen] meminta, tiba-tiba malah membaret mobil itu," kata Noviar saat dihubungi, Kamis (27/4/2023).
"Hal itu akan segera kami tertibkan pengamen-pengamen itu yang bersangkutan, itu kan gak boleh sebetulnya," sambungnya.
Lebih jauh disampaikan Noviar, tindaklanjut itu memang perlu dilakukan sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) DIY No 1 Tahun 2014 tentang penanganan gelandangan dan pengemis. Berdasarkan aturan tersebut pengamen memang tidak diperbolehkan untuk beroperasi.
Penindakan terhadap para pengamen sebenarnya terus dilakukan. Namun memang keterbatasan personel untuk mengawasi selama 24 jam yang kerap menjadi kendala.
Baca Juga: Marak Pengamen dan Pengemis Jelang Idul Fitri, Satpol PP Kebumen Giatkan Razia
"Enggak boleh [pengamen]. Ya kita ada Perda nomor 1 tahun 2014, dilarang mengamen atau meminta-minta di pinggir jalan atau di lampu merah, itu gak boleh. Nah kami itu melakukan penertiban terus terhadap pengamen ataupun pengemis yang ada di pinggir jalan," terangnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Murah, Mudah Didapat, Sulit Ditinggalkan, Kisah Kelam Mantan Pengguna Obat Keras di Jogja
-
Setoran Pajak Meroket, Kinerja BRI Kian Solid Berkat Sentuhan Danantara
-
Tanggulangi Kekeringan di Musim Kemarau, Kodim 0730/Gunungkidul Bangun 18 Titik Sumur Bor
-
Materi Pencegahan LGBTQ Masuk Sekolah, Pengamat Ingatkan Guru Jangan Menghakimi Siswa
-
Haraku Ramen Buka Gerai Pertama di Jogja, Cita Rasanya Dipuji Bupati Sleman: Cocok di Lidah!